Ridwan Kamil Soal Petinggi Sunda Empire Jadi Tersangka: Jangan Gabung Organisasi Jual Dongeng

Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga petinggi Sunda Empire sebagai tersangka. Ini reaksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga petinggi Sunda Empire sebagai tersangka.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara mengenai penetapan tiga tersangka tersebut.

Ridwan Kamil menuturkan dalam bermasyarakat memang tidak diperbolehkan untuk melanggar aturan hukum yang berlaku.

Tidak diperbolehkan sebuah organisasi melakukan penipuan dan tindak kriminal lainnya.

"Tidak boleh berbohong tentang sebuah organisasi dan dilarang melakukan tindakan kriminal, mengutip-ngutip menipu orang dan sebagainya," ujar Ridwan di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (28/1/2020), dikutip dari TribunJabar.id.

Menurutnya, semua orang boleh mendirikan organisasi, namun harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau sudah masuk ke pasal-pasal tentang pelanggaran, siapa yang menabur dia harus menerima konsekuensinya," lanjutnya.

Sehingga, Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk bergabung dengan organisasi yang jelas.

Yakni, jelas latar belakang, tujuan, dan manfaatnya untuk anggota maupun lainnya.

"Jangan bergabung ke organisasi yang banyak menghayal, menjual dongeng. Sehingga kita sibuk, bahkan meninggalkan keluarga untuk yang tidak produktif. Mending bantu (masyarakat terdampak) banjir di Dayeuhkolot," imbuh Ridwan Kamil.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tibun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved