Breaking News:

Polemik Revitalisasi Monas

Meskipun Telat Gubernur Anies Akhirnya Surati Istana Soal Revitalisasi Monas

"Gubernur sudah bersurat tanggal 18 atau tanggal 28 Januari lalu, sekarang tinggal menunggu jawaban," ucap M Taufik.

Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Bandung Jawa Barat, Kamis (22/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya meminta persetujuan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk menata kawasan Monumen Nasional (Monas).

Padahal, sebelumnya mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini seoalah percaya diri melakukan revitalisasi kawasan bersejarah itu seorang diri, tanpa restu dari pemerintah pusat.

Meski dinilai telat, nyatanya Anies Baswedan mengirimkan surat permohonan ke Kemensetneg setelah revitalisasi yang dilakukan oleh pihaknya menuai kecamanan dari banyak pihak.

"Gubernur sudah bersurat tanggal 18 atau tanggal 28 Januari lalu, sekarang tinggal menunggu jawaban," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, Kamis (30/1/2020).

Proyek revitalisasi Monas ini sendiri telah dihentikan oleh Pemprov DKI sejak Rabu (29/1/2020) kemarin.

Adapun penghentian itu dilakukan lantaran Pemprov DKI diduga melanggar Keppres 25/1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Dalam pasal 5 ayat (1) disebutkan bahwa tugas dari Komisi Pengarah ialah memberikan persetujuan terhadap perencanaan dan pembiayaan pembangunan Taman Medan Merdeka yang disusun oleh Badan Pelaksana.

Sesuai dengan peraturan tersebut, Badan Pelaksana Kawasan Medan Merdeka diketuai oleh Gubernur DKI Jakarta.

Ini berarti, Pemprov DKI harus mendapat izin terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan proyek revitalisasi kawasan bersejarah itu.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved