Razia Lokalisasi Gang Royal

Tisu Bertuliskan Nama Diduga PSK Ditinggal dekat Kamar Murah di Lokalisasi Gang Royal

Ameliza, Putri, Silvi, Lilis, dan belasan nama PSK lainnya tercantum di bungkus-bungkus tisu tersebut.

Tisu Bertuliskan Nama Diduga PSK Ditinggal dekat Kamar Murah di Lokalisasi Gang Royal
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Tempat tisu di salah satu tempat prostitusi di gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Ameliza, Putri, Silvi, dan Lilis, tidak terlihat di lokalisasi gang Royal, RT 02/RW 13 Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (29/1/2020) malam.

Para pekerja seks komersial (PSK) itu, beserta puluhan nama-nama lainnya, sepertinya sudah tahu bahwa malam kemarin bakal ada razia.

Stand Bolang, kafe tempat para PSK itu menjajakan diri, juga puluhan kafe lainnya di gang Royal, kosong melompong saat digerebek ratusan petugas dari Satpol PP dan polisi.

Razia ini diduga bocor, sehingga para pemilik kafe dan PSK di gang Royal terlanjur mengosongkan lokasi jelang penggerebekan.

Di Stand Bolang, sekira pukul 23.00 WIB malam kemarin, yang tersisa hanya kesunyian dan kegelapan.

Saat disambangi, pintu masuk ke Stand Bolang digembok, sehingga petugas pun mendobraknya.

TribunJakarta.com yang mengikuti dari belakang melihat delapan bilik kamar di lantai dua kafe tersebut ditinggalkan begitu saja ketika masuk ke Stand Bolang.

Luas kamar 2x1 meter yang mirip ukuran kuburan makin menambah lengkap suasana sepi di Stand Bolang malam kemarin.

Padahal, kata warga sekitar, jam-jam ramai pelanggan di bilik-bilik kamar gang Royal, termasuk di kafe Stand Bolang, biasanya terjadi mulai 20.00 WIB-4.00 WIB keesokan paginya.

Soal Virus Corona, Presidium Mer-C Minta Pemerintah Evakuasi WNI yang Ada di China

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved