Viral SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Temui Bupati Bekasi, Ahmad Syaikhu Tagih Perbaikan SDN Samudrajaya 04

Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu bertemu dengan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.

Temui Bupati Bekasi, Ahmad Syaikhu Tagih Perbaikan SDN Samudrajaya 04
Istimewa protokoler Ahmad Syaikhu
Ahmad Syaikhu dan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja di kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat, (31/1/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Anggota DPR RI Ahmad Syaikhu melakukan pertemuan dengan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat, (31/1/2020).

Pada kesempatan itu, politisi PKS yang terpilih menjadi wakil rakyat melalui daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini meminta agar Bupati segera memperbaiki SDN Samudrajaya 04 Bekasi yang rusak parah.

"Tolong Pak Bupati segera diperbaiki. Kondisinya sudah sangat tidak layak," kata Syaikhu dalam keterangan pers yang diterima TribunJakarta.com.

Menanggapi hal itu, Bupati Eka berjanji segera melakukan perbaikan gedung SDN Samudrajaya 04 dan menjadikanya sebagai kegiatan prioritas.

"Sesegera mungkin akan dilakukan," jawab Eka.

Sebelumnya, Syaikhu telah meninjau langsung SDN Samudrajaya 04 Bekasi dan melihat kondisi sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah, Selasa, (21/1/2020).

"Secepatnya, saya sudah janjian sama pak Bupati memang tadi kata kepala sekolah surat usulan sudah dibuat ya, kita akan bawa kalau tidak ada ya saya akan sampaikan secara langsung," kata Syaikhu.

"Kalau usulan dari kepsek kan bisa saja usulan sudah lama nah ini kenapa ko gak di proses, kenapa tidak diprioritas untuk membangun SD yang secamam ini," tegasnya.

Anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII (Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta) ini, megatakan, kondisi SDN Samudrajaya 04 bisa dikatakan tidak layak.

"Ya kondisinya sangat memprihatinkan anak-anak yang sedemikian banyak itu satu kelas 40an siswa dalam kondisi ruang kelas yang enggak layak lantai sudah bertanah atap bocor plafon rusak," ungkapnya.

"Apalagi dalam kondisi seperti ini, hujan angin anak-anak akan terganggu proses belajar mengajarnya," tuturnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved