Warga Cilangkap Tangkap Penculik Anak

Tersangka Penculik Bayi di Cipayung Irit Bicara Saat Diperiksa Polisi

Sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur tampaknya belum membuat tersangka penculikan bayi usia 14 bulan berinisial ANH, Rian Irawan (23) buka mulut.

TribunJakarta.com/Bima Putra
(Inset) Terduga penculik bayi ANH diamankan anggota Satpol PP Kelurahan Cilangkap di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). Lokasi tempat bayi ANH diculik di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). 

Itu diduga karena efek tiga obat excimer yang ditenggak sekira pukul 03.00 WIB di hari yang sama saat menculik ANH.

"Saat datang ke rumah korban dia sendirian, berjalan kaki. Berhenti di rumah korban, melihat korban, kemudian menggendong lalu dibawa kabur," ujarnya.

Dari hasil penyidikan sementara Rian sudah terbukti melakukan tindak pidana penculikan anak.

Rian dijerat pasal 76F jo pasal 83 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, jo pasal 53 KUHP subsider 330 KUHP.

"Walaupun percobaan unsur pidananya sudah terpenuhi semua. Ancaman hukuman minimal 3 tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara," tuturnya.

Sebelumnya, warga Kecamatan Cipayung menduga Rian berpura-pura gila karena saat diamankan menyebut ANH merupakan putranya.

Warga yang kadung emosi memukulinya sebelum diserahkan ke anggota Satpol PP dan PPSU Kelurahan Cilangkap lalu diserahkan ke polisi.

"Pas pertama diamankan kakak saya, Charles langsung emosi. Namanya anak diculik kan, dia sempat marah ke pelaku. Tapi pelakunya seperti enggak merasa bersalah, seperti pura-pura gila," kata tante ANH, Natalina Hasugian, Selasa (28/1/2020).

Diduga Terlibat Sindikat Penculikan Anak, Polisi Dalami Motif Penculik Bayi di Cipayung

Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur berupaya memastikan motif Rian Irawan (23) menculik ANH yang berusia 14 bulan.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved