Sisi Lain Metropolitan

Perjuangan Nenek Ira Mengais Rezeki: Suami Tak Ingin Kerja, Tahan Lapar, Urus 2 Cucu Yatim

Kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan memaksanya memulung dari satu tempat ke tempat lain.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Nenek Ira saat sedang beristirahat usai keliling memulung, Jumat (31/1/2020) 

Untuk satu harinya, penghasilan Nenek Ira berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu.

Urus Cucu yang Yatim

Usai berkeliling seharian, rupanya Nenek Ira menyimpan kisah pilu lainnya.

Tak disangka, Nenek Ira menceritakan jika anak semata wayangnya, Nining merupakan seorang janda.

Setelah menantunya meninggal dunia akibat sakit, Nenek Ira mengurusi cucu anaknya yang masih kecil.

Anak perempuan Nenek Ira bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). 

Nenek Ira saat sedang beristirahat usai keliling memulung, Jumat (31/1/2020)
Nenek Ira saat sedang beristirahat usai keliling memulung, Jumat (31/1/2020) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

"Kurang tahu di mananya ya. Saya enggak bisa baca, yang jelas selama dia jadi TKI bertahun-tahun, dia enggak kirim uang," katanya.

Menyebarnya pemberitaan penganiayaan terhadap TKI turut membuatnya khawatir akan kondisi Nining saat itu.

Ia pun terus berdoa agar Nining cepat pulang dan bekerja saja di Indonesia.

"Saya enggak ada HP dia juga enggak ada. Apalagi dia enggak pernah kirim uang, saya jadi was-was."

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved