Asyik Main Lumpur di Kali Bekasi, Seorang Bocah Tewas Terbawa Arus Sejauh 1 Kilo Meter

Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Fahri Fairus, tewas usai terbawa arus Kali Bekasi. Sebelumnya korban asyik main lumpur.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Net
Ilustrasi anak tenggelam 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BABELAN - Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Fahri Fairus, tewas usai terbawa arus Kali Bekasi.

Ia diketahui tenggelam setelah asik bermain lumpur dengan teman-temannya.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Polisi Hendra Gunawan, mengatakan, peristiwa bermula ketika korban sedang bermian lumpur di pinggir Kali Bekasi tepatnya di Desa Kebalen, Kecamatan Babepan, Kabupaten Bekasi bersama empat rekannya.

"Kejadian awal korban main sama temannya hari Jumat, (31/1) kemarin kira-kira jam 3 sore, di pinggir kali," kata Hendra saat dikonfimasi, Minggu, (2/2/2020).

Lalu korban yang pada saat itu kotor usai bermain lumpur, berniat membilas bajunya dengan mendekat ke arah aliran Kali Bekasi.

"Pada saat korban membersihkan bajunya dia terpeleset ke dalam kali, dia sempet minta tolong sama teman-teman tapi terus terbawa arus," jelas Hendra.

Teman-temanya yang panik kemudian memberitahukan orangtua Fahri bahwa anaknya tercebur di Kali Bekasi dan terbawa arus.

"Dari situ orangtuanya langsung lapor ke Polsek Babelan, anggota langsung melakukan pengecekan TKP sambil menghubungi tim efakuasi," paprnya.

Hendra menyebutkan, tim penyelamatan yang diterjunkan terdiri dari Tim Korgad SAR, BPBD Bekasi, Basarnas, dan Hirpala.

"Total personel gabungan itu ada 27 orang mereka melakukan penyisiran di sekitar TKP," jelasnya.

Ratusan WNI dari Wuhan Tiba di Batam, Turun Pesawat Disemprot Cairan hingga Karantina di Natuna

Persija Jakarta Beri Sinyal Masih Incar Pemain Asing

Derasnya arus Kali Bekasi membuat proses pencarian cukup sulit. Tim penyelamat juga dibantu warga sekitar untuk sama-sama melakukan penyisiran sepanjang aliran Kali Bekasi.

Keesokan harinya pada Sabtu, (1/2/2020), warga sekitar yang berada di dekat Bantaran Kali Bekasi melihat jasad korban yang mengambang terbawa di belakangKomplek Kavling Al Mubin.

"Tim SAR langsung bergerak cepat dan benar korban berhasil di temukan untuk dievakuasi, jarak penemuan korban sekitar 1 km dari TKP dia terpelset," jelas Hendra.

Usai dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit umum untuk diperiksa lebih lanjur.

"Visum oleh tim Polsek Babelan, selanjutnya langsung diserahkan ke keluarga," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved