Perdagangan Bayi di Duren Sawit

Gara-gara Handphone, Perempuan Muda Pelayan Kafe Culik dan Jual Bayi Temannya

Masalah penggantian handphone jadi motif RF (18) menculik lalu menjual bayi AL (10 bulan) yang tak lain anak temannya BFA (30).

thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Masalah penggantian handphone jadi motif RF (18) menculik lalu menjual bayi AL (10 bulan) yang tak lain anak temannya BFA (30).

Perempuan muda pelayan kafe di Jakarta Utara itu kesal lantaran BFA sudah terlalu lama meminjam dan tak kunjung mengembalikan handphonennya.

Beberapa hari sebelum menculik AL pada Rabu (29/1/2020) sekira pukul 03.00 WIB, RF menagih handphone yang dipinjamkan ke BFA.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Fadholi mengatakan, kala itu BFA sebenarnya mengembalikan handphone tapi diganti dengan handphone lain.

"Tapi dia (RF) merasa handphone yang dikembalikan tidak sesuai dengan handphone yang dipinjamkan."

"Sakit hatilah dia sama bapaknya korban," kata Fadholi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2020).

RF lalu mengajak satu kerabat prianya, TAF (27) yang juga warga Jakarta Utara dan kini berstatus tersangka menculik AL.

Sekira pukul 03.00 WIB mereka menyatroni kediaman kerabat BFA, ID (38), di Kelurahan Klender tempat AL selama ini dititipkan.

Kalah jumlah dan keterbatasan fisik sebagai seorang disabilitas membuat ID tak mampu mempertahankan AL hingga akhirnya direbut dua penculik.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved