Banjir di Tangerang

Pemkot Tangerang Bakal Tinggikan Jembatan Alamanda, Selalu Terendam Saban Hujan Deras

Pemerintahan Kota Tangerang mewacanakan peninggian Jembatan Alamanda di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Evakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang terendam banjir setinggi 120 sentimeter, Minggu (2/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PERIUK - Pemerintahan Kota Tangerang mewacanakan peninggian Jembatan Alamanda di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Sebab, diketahui Jembatan Alamanda selalu terendam banjir bila memasuki musim hujan.

Padahal Jembatan Alamanda penghubung warga di Perumahan Garden City, Kecamatan Periuk dengan jalan raya.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan pihaknya mengusahakan akan meninggikan Jembatan Alamanda supaya tidak tenggelam saat musik hujan.

"Makanya kita ambil langkah-langkah terutama di jembatan seperti Alamanda yang masih agak rendah ini harus agak dinaikkan untuk pengamanan."

"Mudah-mudahan bisa kita atasi secara seksama," kata Sachrudin saat meninjau banjir di Periuk, Kota Tangerang, Minggu (2/2/2020).

Sebanyak 300 lebih kepala keluarga (KK) di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terdampak banjir setinggi 120 sentimeter sejak Sabtu (1/2/2020).

Bencana banjir ini merupakan kejadian kali ketiga sejak memasuki tahun 2020 kemarin, karena curah hujan yang cukup tinggi dan lemahnya daya serap air di Kota Tangerang.

Sachrudin mengatakan setidaknya lebih dari 300 kepala keluarga terdampak banjir dan membutuhkan bantuan.

"Ada 30-an (KK) terdampak banjir yang terendam semoga cepet surut."

"Mudah-mudahan masyarakat diberikan kemudahan, kesabaran, dan mudah-mudahan ada hikmahnya," tutur Sachrudin.

Ia mengungkapkan banjir yang kembali merendam Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, karena meluapnya debit air di Kali Ledug sejak kemarin.

Sachrudin mengklaim Pemerintahan Kota Tangerang sudah membuat turap tinggi di bantaran kali namun belum bisa menangani banjir.

"Sudah ada pembuatan turap-turap di setiap sungai seperti Kali Ledug kita turap," ucap dia.

"Cuma memang imbasnya ke Perumahan Garden City," aku Sachrudin.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved