Breaking News:

Jakarta Tergenang

Tak Kuat Sedot Banjir, Pompa Air Milik PPK Kemayoran Bakal Direview Kementerian PUPR

Pompa air milik PPK Kemayoran dinilai tak sanggup menyedot banjir di underpass Kemayoran.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Underpass Gandhi Kemayoran masih tergenang air setinggi kira-kira 250 sentimeter, pukul 14.18 WIB, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Direktur Sungai dan Pantai, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Jarot Widyoko mengatakan pompa air milik PPK Kemayoran tak sanggup menyedot banjir di underpass Kemayoran.

Saat ini, genangan air di underpass Kemayoran setinggi kira-kira lima meter.

"Dari PPK Kemayoran sebenarnya ada pompa, tetapi dengan cepatnya air naik, dia tidak mampu," kata Jarot, saat diwawancarai awak media, di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020).

"Ini juga perlu direview nanti berapa sih volume air, kami harus siap-siap. Pompa yang disiapkan di underpass harus sudah mampu membuang tanpa bantuan," sambungnya.

Dia mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengajak pihak terkait mengevaluasi banjir di Jakarta.

"Besok kami ajak pihak terkait rapat di Dirjen SDA PUPR. Jadi kami membantu teknik dan solusinya," kata Jarot.

Jarot juga menyatakan bakal mengevaluasi sistem drainase di underpass Kemayoran.

"Mereview sistem drainase. Karena ruangan yang untuk drainase itu kan berubah. Itu yang perlu direview," ucapnya.

"Kemarin saya telusur juga sampai waduk Kemayoran, rawanya, ini perlu diperbaiki dengan dihilir laut," Jarot melanjutkan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved