DPRD DKI Jakarta Kritik Jalur Sepeda Buatan Anies Baswedan: Puluhan Miliar Tidak Efektif

Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat jalur sepeda di beberapa ruas jalan mulai menuai kritik dari DPRD DKI Jakarta.

DPRD DKI Jakarta Kritik Jalur Sepeda Buatan Anies Baswedan: Puluhan Miliar Tidak Efektif
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Rapat Komisi B dengan Dinas Perhubungan DKI dan PT TransJakarta di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat jalur sepeda di beberapa ruas jalan mulai menuai kritik.

Pasalnya, kebijakan itu dianggap tidak efektif mengurangi kemacetan di jalan-jalan ibu kota dan lemah dalam pengawasannya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak pun menyebut, kebijakan ini hanya membebani Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

"Puluhan miliar kita keluarkan untuk membuat jalur sepeda, ini tidak efektif, ini malah jadi beban untuk pak Syafrin (Kepala Dishub DKI)," ucapnya, Senin (3/2/2020).

Politisi PDI-Perjuangan ini menilai, program pembuatan jalur sepeda ini hanya merupakan kebijakan pencitraan dari Gubernur Anies Baswedan.

"Ini kesannya emang pencitraan, buat apa sih begitu. Katanya semua PNS mau disuruh naik sepeda, faktanya? Pengawasannya gimana," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Ia pun menyoroti anggaran Rp 73 miliar yang digelontorkan untuk membuat jalur sepeda sepanjang 63 kilometer di sejumlah ruas jalan.

Menurutnya, dana yang dikeluarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) itu tidak boleh digunakan serampangan lantaran berasal dari uang rakyat.

"Anggaran yang kita peroleh dari hasil memajaki rakyat tidak dikembalikan dengan baik," kata Gilbert.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved