Ruko Auri di Tanah Abang Terbakar

5 Mobil Pemadam Dikerahkan Lakukan Pendinginan Pasca-Kebakaran Ruko Auri Tanah Abang

Proses pendinginan sedang dilakukan pascakebakaran di rko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pukul 10.35 WIB, Selasa (4/2/2020).

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Proses pendinginan sedang dilakukan pascakebakaran di rumah toko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pukul 10.35 WIB, Selasa (4/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Proses pendinginan sedang dilakukan pascakebakaran di rko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pukul 10.35 WIB, Selasa (4/2/2020).

Demikian dikatakan Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Sunaryo, saat diwawancarai TribunJakarta.com, di lokasi.

"Api sudah padam semua dan sekarang kami sedang melakukan proses pendinginan," kata Sunaryo.

Proses pendinginan ini, lanjutnya, melibatkan lima mobil pemadam kebakaran.

Bahkan dibantu dengan sekira 15 petugas di lokasi.

"Proses pendinginan ini kami kerahkan lima mobil pemadam, untuk menyiramkan air ke dinding yang suhunya masih panas," ujarnya.

"Kira-kira ada lima belas petugas yang kami siapkan untuk membantu prosesnya," sambung Sunaryo.

Lebih lanjut, dia menyatakan proses pendinginan perlu dilakukan.

Sebab, jika tidak maka api akan berkobar kembali.

"Proses pendinginan ini sangat penting dilakukan karena kalau tidak, api bisa keluar lagi. Jadi, suhu-suhu di dalam ruko ini harus dingin dan meresap," jelas Sunaryo.

Kebakaran Tanah Abang, Barang Sisa Dikeluarkan dari Ruko Auri

Barang-barang yang terbakar di ruko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat dikeluarkan, pukul 09.54 WIB, Selasa (4/2/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, sejumlah orang melemparkan barang-barang yang terbakar dari lantai tiga ruko tersebut.

Barang-barang yang terbakar ini ada yang berbahan kardus, kain, plastik, dan elektrtonik.

Sementara itu, sejumlah petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta berada di lokasi.

Selang-selang air milik petugas Dinas Gulkarmat DKI ini tampak dipasang berdekatan dengan ruko tersebut.

Beberapa di antara petugas Gulkarmat berada di dalam ruko.

Mereka pun turut membantu mengeluarkan barang yang terbakar.

Diberitakan sebelumnya, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Turut Abimanyu, menyatakan 80 personel pemadam api dikerahkan pada kebakaran di rumah toko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam.

"Total anggota ada 80 personel. Karena kebakaran ini lumayan besar dan apinya cukup sulit dipadamkan," kata Turut, sapaannya, saat diwawancarai awak media, di lokasi, Senin (3/2/2020).

Aksi Nekat Pemadam Kebakaran Terjang Api Hingga Nyaris Terjatuh di Tanah Abang

Seorang petugas pemadam kebakaran melakukan aksi nekat saat menaklukkan api di ruko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam.

Sebab, petugas tersebut berusaha menyeberang dari ruko ke ruko lainnya.

Terlebih, petugas itu berada di lantai tiga dan tanpa bantuan peralatan seperti tangga.

Satu di antara petugas pemadam lain berteriak kepadanya agar hati-hati.

"Hati-hati, panas itu apinya semakin besar," teriak petugas pemadam kebakaran.

Alhasil, petugas pemadam lainnya pun menyemprotkan air ke arah api yang berkobar di lantai tiga ruko tersebut.

Beruntung, petugas yang nekat ini berhasil kembali masuk ke dalam ruko, selamat

80 Personel Pemadam Api Dikerahkan

Rumah toko Auri di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat kebakaran, pukul 17.55 WIB, Senin (3/2/2020).
Rumah toko Auri di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat kebakaran, pukul 17.55 WIB, Senin (3/2/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Turut Abimanyu, menyatakan 80 personel pemadam api dikerahkan pada kebakaran di ruko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam.

"Total anggota ada 80 personel. Karena kebakaran ini lumayan besar dan apinya cukup sulit dipadamkan," kata Turut, sapaannya, saat diwawancarai awak media, di lokasi, Senin (3/2/2020).

Turut menjelaskan, kesulitan pemadaman api ini lantaran dua ruko yang terbakar ruangannya sempit.

Di sana, kata Turut, terdapat banyak bahan pakaian yang menumpuk pada sudut ruang.

"Kesulitannya ruang gerak petugas pada ruko ini sempit, karena banyak bahan-bahan pakaian dan batik yang sudah jadi," beber Turut.

"Akhirnya kami kerahkan total ada enam belas (16) mobil pemadam kebakaran," ucapnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan tiada korban atas kebakaran dua ruko tersebut.

Sementara, dia menyebut penyebab kebakaran diduga lantaran korsleting listrik.

"Nihil, korban tidak ada. Dugaan sementara kebakaran ini korsleting litstrik," tutup Turut.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Sri Wahyudi, menyebut kendala pemadam api sempat memakan waktu sekira tiga jam.

Kendalanya, dia menyatakan akibat air untuk menyiram api dari mobil pemadam kebakaran habis.

"Air yang disedot dari kali sempat kering. Bahkan tadi ada yang hampir jatuh petugasnya. Untung selamat," kata Wahyudi.

Kini, pantauan TribunJakarta.com di lokasi pukul 20.55 WIB, api mulai padam.

Masyarakat yang sempat menyaksikan kebakaran pun meninggalkan lokasi.

Polisi Imbau Masyarakat Menjauh dari Lokasi

Seorang petugas pemadam kebakaran nekat menyeberang dari lantai tiga Ruko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam.
Seorang petugas pemadam kebakaran nekat menyeberang dari lantai tiga Ruko Auri, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam. (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Si jago merah atau api yang melahap ruko Auri di Tanah Abang, Jakarta Pusat padam, pukul 21.00 WIB, Senin (3/2/2020).

Namun, saat proses pemadaman api, para petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat sempat terkendala.

Sebabnya, masyarakat menyaksikan kebakaran di lokasi.

Bahkan, pengamatan TribunJakarta.com di lokasi sejak sore, satu di antaranya ada yang merekam dirinya sendiri layaknya vloger.

Uang di Kotak Amal Masjid Al-Hurriyyah Mampang Sudah Dipindahkan 3 Hari Sebelum Dibobol Maling

Bobol Kotak Amal, Pelaku Tinggalkan Barang Bukti di Toilet Masjid Masjid Al-Hurriyah Mampang

Wakapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Sri Wahyudi, menyatakan masyarakat sebaiknya menjauh dari lokasi.

Tujuannya, agar para petugas yang berwenang bekerja secara leluasa.

"Apabila terjadi kebakaran, masyarakat tolong minggir. Ini kesulitan petugasnya," ucap dia, saat diwawancarai awak media, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020) malam.

Dia menyatakan, masyarakat sebaiknya percayakan kepada petugas terkait guna menyelesaikan proses pemadaman api.

"Serahkan kepada petugas pemadam kebakaran, karena mereka yang ahli," ucap Wahyudi.

"Mereka kan juga punya peralatan canggih. Sudah deh, masyarakat tolong lain kali jangan ikut-ikutan ada di lokasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved