Pembunuhan Berencana 5 Pegawai Kedai Ramen, Kesal Ditagih Utang Korban Dibuang ke Jurang 30 Meter

5 pekerja di kedai ramen di Katapang, Kabupaten Bandung, diduga telah membantu L, melakukan penyekapan dan pembunuhan berencana terhadap E.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Warga Kampung Cisaroke, RT 5/1, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, digegerkan dengan penemuan mayat, Senin (3/2/2020) sore. Mayat tersebut merupakan korban pembunuhan di salah satu warung ramen, yang berada di Katapang Kabupaten Bandung. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Lima orang dengan inisial SR, DM, DS, AM, IN, yang merupakan pekerja di kedai ramen di Katapang, Kabupaten Bandung, diduga telah membantu L, melakukan penyekapan dan pembunuhan berencana terhadap E.

Penyekapan dan pembunuhan tersebut, dilakukan di kedai ramen tempat tersangka bekerja.

Kasus ini bermula dari hilangnya ES pada akhir Januari 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJabar.id, ES terakhir kali terlihat di sebuah kedai ramen di Gandasolo tersebut.

Hingga akhirnya, garis polisi sudah terpasang di kedai itu pada Kamis (30/1/2020).

Tentu saja, hal tersebut menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna jalan.

Saat itu, Kapolsek Katapang, Kompol Kozasah mengatakan, di kedai tersebut sedang dilaksanakan olah TKP oleh tim Inafis Polresta Bandung.

"Setahu kami kejadian hilangnya orang ini Rabu (29/1/2020) dini hari, dilaporkan ke Polresta Bandung, oleh sebab itu kewenangan selanjutnya menjadi kewenangan Polresta Bandung," kata Kozasah.

Akhirnya diketahui, E jadi korban pembunuhan.

Para tersangka sudah ditangkap oleh pihak kepolisian, termasuk L pelaku utamanya.

Tersangka kemudian dihadirkan dalam rilis kasus tersebut di Mapolresta Bandung, Senin (3/2/2020).

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, menuturkan kronologi pembunuhan terhadap E.

Awalnya, korban atau E datang ke kedai ramen itu untuk menagih utang kepada L.

Lantaran terus-terusan ditagih utang, L merasa terganggu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved