Breaking News:

Ribuan Pengungsi Banjir Tangerang Tidur Ngemper Desak-desakan, Perlengkapan Bayi Paling Langka

Banjir yang melanda Kota Tangerang sejak awal bulan Februari 2020 membuat ribuan warganya terdampak.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Salah satu tempat pengungsian di GOR Perum Total Persada di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PERIUK - Banjir yang melanda Kota Tangerang sejak awal bulan Februari 2020 membuat ribuan warganya terdampak.

Seperti terjadi di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang merupakan kecamatan terparah terdampak banjir.

Kawasan tersebut terpantau banjir hingga tiga sampai empat meter karena hujan yang mengguyur Kota Tangerang saban hari.

Polisi Olah TKP Lagi Untuk Ungkap Kasus Akseyna di Danau Kenanga UI, Petugas Kebersihan Katakan Ini

Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong Tangsel, Azwar Sebut Sang Istri Dajal dan Keluarkan Taring

Menurut Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan ada seribu lebih pengungsi di kawasan Kecamatan Periuk karena terdampak banjir.

"Total ada seribu lebih pengungsi di Periuk. Diungsikan di GOR Periuk," kata Ade kepada TribunJakarta.com, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, tempat pengungsian di Kecamatan Periuk terbagi menjadi beberapa tempat seperti di GOR Periuk dan Masjid Al-Jihad dan GOR Perum Total Persada.

"Kalau yang di masjid Al-Jihad itu ada sekitar 300 orang pengungsi," ujar Ade.

Hingga saat ini, kata ade, bantuan berupa peralatan bayi masih sangat minim lantaran bantuan masih berfokus pada bantuan makanan kesehatan.

Dari pantauan di lokasi, memang banyak tangisan anak kecil dan bayi-bayi di GOR Perum Total Persada.

"Perlengkapan bayi dan makanan instan yang paling diperlukan," sambung Ade.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved