Breaking News:

Polemik Revitalisasi Monas

Sempat Digunduli Anies Terkait Revitalisasi, Pemprov DKI Klaim Kembali Tanam 300 Pohon di Monas

Penanaman ratusan pohon ini untuk mengganti ratusan pohon yang sebelumnya ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi Monas.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pohon yang tampak mulai ditanam di sekitar lokasi revitalisasi Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah mengklaim pihaknya telah menanam 300 pohon pengganti di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

Adapun penanaman ratusan pohon ini dilakukan untuk mengganti ratusan pohon yang sebelumnya ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi Monas.

"Sudah ada 300 lebih di kawasan Monas dan sekitarnya sebagai pohon pengganti. Jadi nebang pohon itu bukan pohon di surga, ini pohon di dunia kalau ditebang harus diganti," ucapnya, Selasa (4/2/2020).

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini menambahkan, Pemprov DKI nantinya akan menanam pohon pengganti sebanyak tiga kali lipat dari jumlah pohon yang sebelumnya ditebang.

Jika sebelumnya 190 pohon ditebang demi revitalisasi Monas, berarti Pemprov DKI harus menanam 570 pohon pengganti.

"Pohon yang ditebang itu ada rumusnya, kalau pemerintah yang minta itu setiap satu pohon wajib diganti tiga kali lipat. Jadi satu banding tiga," ujarnya.

"Kalau masyarakat itu satu banding 10," tambahnya menjelaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI mulai kembali menanami pohon di lokasi revitalisasi Monas.

Kepala Seksi Pelayanan Informasi Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Irfal Guci mengatakan, pohon itu telah ditanam sejak pagi tadi.

"Datangnya malam kemarin, lalu pagi kita sudah standby dan langsung ditanam," ucapnya, Selasa (4/1/2020).

Adapun penanaman pohon itu dilakukan sebagai konsekuensi dari penebangan pohon yang dilalukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebelumnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Dimutasi, Ini Deretan Kasus Besar yang Pernah Diungkap

Hadapi Ancaman Outbreak Corona, Masyarakat Harus Sadar Pentingnya Asuransi

Mulai Rp250 Ribu, Besaran Denda yang Harus Dibayar Pemotor Terkena Tilang ETLE & Tips Menghindarinya

"Itu yang menanam pihak Dinas Citata (Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan) sesuai dengan proyek mereka yang dilelang itu," ujarnya.

"Karena setiap pohon yang ditebang itu ada aturan hukumnya, mesti diganti," tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved