Breaking News:

Anies Sulap RTH Ahok Pusat Kuliner

Asosiasi Sebut Iuran PKL di Pusat Kuliner RTH Pluit Karang Indah Nantinya Hanya Rp 3.000 Sehari

Purwanto mengatakan, para PKL nantinya akan dikelola koperasi kecamatan. Mereka juga akan diberikan kartu keanggotaan supaya bisa berjualan di sana.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Lahan hijau di Jalan Pluit Karang Indah Timur, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (5/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Kecamatan Penjaringan, Purwanto mengatakan, PKL yang nantinya akan berjualan di pusat kuliner Jalan Pluit Karang Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak akan dipungut biaya sewa.

Menurut Purwanto, 60 PKL tersebut hanya akan membayar iuran sebesar Rp 3.000 per harinya.

"Kalau untuk UKM ini tidak ada, jadi biaya yang dikeluarkan pedagang karena kita binaan dari UMKM sesuai dengan iuran Pemda itu Rp 3.000 sehari," ucap Purwanto, Rabu (5/2/2020).

Purwanto mengatakan, para PKL nantinya akan dikelola koperasi kecamatan. Mereka juga akan diberikan kartu keanggotaan supaya bisa berjualan di sana.

Selain iuran Rp 3.000, para PKL palingan hanya akan membayar biaya air dan listrik sesuai pemakaian mereka.

"Tapi kalau pengelola dan sebagainya itu enggak ada, pengelolaan itu semua lewat UMKM, dalam hal ini koperasi dan pedagang," kata dia.

Sebelumnya, klaim jauh berbeda dinyatakan anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Ima Mahdiah.

Tak main-main, Ima menyebut harga yang ditawarkan di lahan itu mencapai Rp 60 juta permeternya.

"Di sana sudah ada marketing gallery yang dia jual satu meternya itu Rp 60 juta," ucapnya, Rabu (5/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved