Suami Ngamuk Tusuk Istri

Hancurkan Akrilik Dinding Besuk, Pelaku Penusuk Istri di Serpong Harus Ditenangkan Tiga Polisi

Butuh tiga orang polisi untuk menahan Azwar yang sedang mengamuk, mengingat perawakannya yang cukup tinggi besar. Ia ditahan karena menusuk istrinya.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Rumah lokasi penusukan suami terhadap istri di bilangan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Selasa (4/2/2020).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polsek Serpong harus bekerja keras saat mengamankan Azwar (40), pelaku penusukan Siska (40), yang tidak lain adalah istrinya sendiri, di Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolsek Serpong, Kompol Stephanus Luckyto, mengungkapkan, saat Azwar dijemput dari tempat kejadian perkara, Cluster Viola Residence, Paku Jaya, Serpong Utara, kondisi Azwar masih tenang.

Sampai di kantor Polsek Serpong, Azwar sitempatkan di sel khusus seorang diri.

Ia dipisahkan dengan tahanan lain karena memperhatikan kondisi kejiwaan yang tidak stabil, berkaca dari kasusnya.

"Untungnya kita punya satu sel yang kosong. Dia sendiri, karena kan kita sudah prediksi juga orang ini kurang stabil kejiwaannya. Makanya cukup riskan kalau kita gabungkan dengan tahanan yang lain," ujar Luckyto saat dihubungi TribunJakarta.com, Rabu (5/2/2020).

Dugaan tersebut terbukti, Azwar histeris dan mendadak mengamuk sesaat setelah ditinggal dalam sel.

Ia memukul-mukul tembok, serta dinding akrilik pemisah antara warga binaan dan pembesuk.

"Ada berapa akrilik yang biasa buat besuk itu rusak. Kan ada tuh untuk membatasi antara warga binaan dan keluarga binaan. Ya dipukul, dipukul," ujar Luckyto.

Petugas polisi yang masih siaga pun sontak mendatangi sel dan menenangkannya.

Butuh tiga orang polisi untuk menahan Azwar yang sedang mengamuk, mengingat perawakannya yang cukup tinggi besar.

"Lalu ditenangkan oleh tiga personel. Perawakannya cukup besar juga ya, tinggi besar," ujarnya.

Kini, Azwar sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan psikis sampai 14 hari mendatang.

Mengamuk di kantor polisi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved