Suami Ngamuk Tusuk Istri

Polisi Bawa Suami Ngamuk Tusuk Istri di Tangsel Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RS Polri Kramat Jati

Azwar (36), suami yang tega tusuk istrinya, Siska (40) di Perumahan Kawasan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan menjalani pemeriksaan kejiwaan

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Rumah lokasi penusukan suami terhadap istri di bilangan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Selasa (4/2/2020).   

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Azwar (36), suami yang tega tusuk istrinya, Siska (40) di Perumahan Kawasan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Selasa (4/2/2020) dini hari, menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Selama observasi 14 hari, pelaku dititipkan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kami bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk observasi selama 14 hari kedepan. Buat memastikan apakah betul ada gangguan jiwa di situ. Jadi sekarang tersangka kita titipkan di sana selama itu," kata Kapolsek Serpong, Kompol Stephanus Luckyto saat dihubungi, Rabu (5/2/2020).

"(gangguan jiwa) itu hanya dugaan-dugaan awal berdasarkan keterangan. Makannya nunggu hasil tes. Apakah benar gangguan jiwa atau ada hal lain yang men-triger pelaku melakukan perbuatan tersebut," ucapnya.

Polisi sudah menetapkan Azwar sebagai tersangka. Pelaku dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka berat.

Meski demikian, proses hukum selanjutnya menunggu hasil tes kejiwaan.

Salah satu petugas kemanan perumahan setempat Yogas sebelumnya mengatakan, peristiwa penusukan tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB.

Pasangan suami istri (pasutri) yang diketahui baru mengontrak sekitar enam bulan itu terlibat cekcok di teras rumah.

Warga yang risih akibat pertengkaran itu meminta keduanya untuk masuk ke dalam rumah miliknya.

Khawatir keributan berbuntut panjang, petugas keamanan beserta warga lainnya langsung menuju rumah pasutri itu.

Sesampainya di lokasi, suara keributan yang semula keras mulai mereda. Suara berganti teriakan meminta tolong dan rintihan.

Tak berselang lama, Azwar keluar dengan tangan yang menggenggam pisau telah berlumuran darah.

"Melihat orang ramai (pelaku) langsung dikejar. Kita pada lari, ada yang sebagian masuk rumah melihat kondisi istri pelaku. Saat itu sudah berceceran darah di lantai dua rumah itu dan istinya banyak tusukan di badannya," ucap Yogas.

Pelaku kemudian duduk di depan pos keamanan perumahan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved