VAR Baru Bisa Diterapkan di Liga 1 Tahun 2021

PSSI tidak serta-merta langsung menggunakan teknologi tersebut tanpa mempersiapkan sumber daya manusia atau segala hal yang diperlukan

Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Muhammad Zulfikar
HERKA YANIS PANGARIBOWO/BOLASPORT.COM
Para pemain Persija Jakarta melakukan protes kepada wasit dalam laga Liga 1 kontra Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktur Umum PT Liga Indonesia Baru (LIB), Cucu Soemantri memastikan, pihaknya belum bisa menerapkan alat bantu Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Liga 1 2020.

Penggunaan VAR perlu mendapatkan pengkajian dan persiapan lebih panjang sebelum kompetisi Liga 1 bergulir.

PSSI tidak serta-merta langsung menggunakan teknologi tersebut tanpa mempersiapkan sumber daya manusia atau segala hal yang diperlukan.

Menurut Cucu, pihaknya bisa saja membeli seluruh peralatan VAR untuk digunakan di Liga 1 2020.

Namun, kompetisi Luga 1 2020 dinilai kurang tepat dan harus dilakukan persiapan secara matang untuk menggunakan peralatan tersebut.

"Untuk alatnya kami mampu membeli. Tetapi ada regulasi yang mengatur penggunaan VAR. Jadi tidak bisa sembarangan dan musim 2020 belum bisa," kata Cucu Soemantri di Kantor PT LIB, Jakarta Selatan.

Evan Dimas Hingga Marco Motta Disiapkan Persija untuk Tampil di Turnamen Piala Gubernur Jatim 2020

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PSSI itu menyebut, penggunaan VAR di sepak bola Indonesia baru bisa digunakan di musim depan.

Untuk menggunakan VAR, PSSI harus mempersiapkan sesuatunya sejak tahun ini.

"Kemungkinan kita baru bisa menggunakan VAR tahun 2021 karena untuk mempersiapkan itu butuh waktu delapan bulan," papar Cucu.

Sementara itu, Ketua Komite Wasit PSSI, Sonhaji menerangkan, wasit di Indonesia saat ini belum siap menggunakan teknologi tersebut.

Perlu pelatihan lebih dalam kepada wasit untuk bisa mengaplikasikan penggunaan VAR di sepak bola Indonesia.

Di Liga 1 2020, berencana memperketat peraturan agar wasit di Indonesia lebih berkualitas.

Selain itu, komite wasit akan melakukan seleksi ketat terhadap wasit yang akan ditugaskan dalam memimpin pertandingan.

"Alat bantu komunikasi wasit sebenarnya tidak mahal dan kami bisa membeli. Tetapi kita harus paham bagaimana regulasi yang mengatur itu," kata Sonhaji.

Pria yang juga menjabat Komisaris PT LIB itu memastikan bakal memberikan hukuman berat kepada wasit nakal atai berbuat curang di Liga 1 2020.

"Untuk musim 2020, hukuman bagi wasit yang terbukti melakukan kesalahan atau 'nakal' akan kami perberat. Kami bisa memberi hukuman skors seumur hidup," imbuh Sonhaji.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved