Food Story

Bubur Pecinan Berbeda dengan Bubur Sukabumi, Hal Ini yang Paling Membedakan

Saat memasak bubur Cina, John mengikuti cara pembuatannya yang memakan waktu lama. Ia membedakan bubur Cina dengan bubur lainnya.

Bubur Pecinan Berbeda dengan Bubur Sukabumi, Hal Ini yang Paling Membedakan
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Bubur Cap Tiger di Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (5/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Ada perbedaan antara bubur pecinan yang mudah dijumpai di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat dan bubur asli Sukabumi atau Cirebon.

Menurut Pemilik Restoran Bubur Cap Tiger, John Darmawan (33), perbedaan dua jenis bubur itu terletak dari bagaimana cara mengolahnya.

Untuk bubur Sukabumi atau Cirebon, beras dimasak menjadi bubur.

Setelah matang, baru bubur diberikan kuah kaldu yang berwarna kuning.

Namun, bubur oriental tidak demikian.

"Bubur versi Cina itu dimasak langsung dengan kaldu. Sehingga rasanya sudah gurih pada bubur. Perbedaannya pada cara masaknya," bebernya kepada TribunJakarta.com

Saat memasak bubur Cina, John pun juga mengikuti cara pembuatannya yang memakan waktu lama. Bahkan, bisa berjam-jam.

Hal utama yang harus diperhatikan kala mengolah bubur oriental adalah kaldu.

Kaldu memengaruhi rasa dari bubur yang dihasilkan.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved