Petugas Damkar yang Terjatuh saat Padamkan Kebakaran di Pamulang Tangsel Alami Retak Tulang Rusuk

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan ( Tangsel) sampai terjatuh ke dalam galian drainase saat tangani kebakaran di Pamulang.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Ilustrasi mobil pemadam kebakaran. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Tata Subita, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan ( Tangsel) terjatuh dan terperosok ke dalam galian drainase saat tangani kebakaran di sebuah toko peralatan rumah tangga di Pamulang Tangsel pada, Senin (3/2/2020).

Setelah dirawat di RSU Tangsel, Tata sempat dipindahkan ke Rumah Sakit Omni Alam Sutera, sebelum akhirnya dipulangkan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Tangsel, Uci Sanusi, mengatakan, tulang rusuk Tata retak.

"Saya enggak lihat hasil rontgennya karena memang jatuh ya lumayan dari lantai ke tempat galian dan di bawah ada bebatuan dan jatuhnya tengkurep. Dari info keluarga itu ada retak di tulang rusuk," ujar Uci saat dihubungi, Kamis (6/2/2020).

Uci pun memberikan dispensasi bebas tugas sementara untuk Komandan Regu (Danru) itu.

"Biasanya sih ketika dia sudah mulai sudah bisa masuk kantor nanti dia kita berikan tidak pada posisi seperti yang sebelumnya," ujarnya.

Setelah kesehatannya mulai pulih, Tata diperbolehkan masuk kerja, namun tidak untuk ke lapangan.

Ia akan bertugas di kantor sementara waktu, sampai benar-benar bisa berhadapkan dengan kerasnya situasi memadamkan api.

Seperti diketahui, pekerjaan petugas Damkar sangat berat. Mereka bertaruh nyawa setiap bertugas.

"Misal pemegang selang di depan itu awalnya nanti kita kantorkan dulu seperti bagian informasi dulu. Sampai betul-betul sudah merasa yakin," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved