RS Polri Kramat Jati: Pedagang Buah di Cigudeg, Bogor Tewas karena Dikeroyok

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan hasil autopsi mendapati tanda penganiayaan.

RS Polri Kramat Jati: Pedagang Buah di Cigudeg, Bogor Tewas karena Dikeroyok
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Kamis (6/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pedagang buah asal Kecamatan Cigudeg, Bogor Jasim (61) yang mayatnya ditemukan pada Rabu (5/2/2020) dipastikan korban penganiayaan.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan hasil autopsi mendapati tanda penganiayaan.

"Ada luka trauma benda tumpul di bagian kepala sampai ke badan. Tapi luka di badan lebih parah, tulang di bagian dada dan punggungnya patah," kata Hastry di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (6/2/2020).

Luka hantaman benda tumpul bukti tindakan pelaku yang memukuli, menginjak lalu meninggalkan jasad Jasim di satu kebun.

Pasalnya di bagian dada Jasim terdapat luka bekas injakan kaki penyebab bagian tulang dada dan punggung patah.

"Kalau di kepala sepertinya dipukulin pakai tangan, di dada ada bekas injakan dada. Patah tulang rusuk karena diinjak, tulang lehernya juga patah," ujarnya.

Meski tak dapat memastikan berapa jumlah pelaku yang mengeroyok Jasim, Hastry memastikan pelaku lebih dari satu.

Hasil autopsi berupa Visum Et Repertum bakal diserahkan ke penyidik Polres Bogor guna kepentingan pengungkapan kasus.

"Pelakunya lebih dari satu, kalau berapa jumlah pelakunya yang memastikan penyidik Polres Bogor. Korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved