Ketua RW di Cipinang Melayu Minta Anies Keluarkan Aturan Penyerahan Bantuan Korban Banjir

Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kusnadi mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Ingub menangani masalah banjir.

Ketua RW di Cipinang Melayu Minta Anies Keluarkan Aturan Penyerahan Bantuan Korban Banjir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Proses evakuasi warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu yang terdampak banjir luapan Kali Sunter, Rabu (1/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kusnadi mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Intruksi Gubernur (Ingub) menangani masalah banjir.

Ingub yang diharapkan yakni agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di masing-masing wilayah memberi bantuan perlengkapan evakuasi banjir.

Pasalnya meski sejak tahun 1981 wilayah RW 04 kebanjiran, hingga kini mereka tak memiliki perlengkapan evakuasi yang mumpuni.

"Kenapa tidak menghibahkan perahu karet ke setiap RW yang langganan banjir? Biar SKPD yang terkait dengan banjir berpikir," kata Irwan di Makasar, Jakarta Timur, Jumat (7/2/2020).

Dia mengusulkan Ingub karena selama ini merah birokrasi di pemerintahan berbelit-belit dan tak sesuai harapan warga.

Irwan mencontohkan perbaikan jalan lingkungan yang diajukan lewat Musrenbang tingkat Kelurahan namun tak kunjung terealisasi.

Sementara saat warga berkirim surat secara langsung ke Sudin Bina Marga Jakarta Timur, permintaan mereka langsung terpenuhi.

"Jangan melalui birokrasi, akhirnya turun ke Wali Kota, ke Kecamatan, Kelurahan. Kalau seperti itu enggak sampai bantuannya. Harusnya melalui Ingub," ujarnya.

Menurutnya SKPD yang berwenang menangani banjir sudah memiliki data wilayah RW rawan banjir di seluruh DKI Jakarta.

Namun data tersebut seolah tak berguna karena banyak RW rawan banjir yang justru tak memiliki perlengkapan evakuasi warga.

"Saya kasihan sama pak Anies dihujat melulu karena masalah banjir. Niatnya baik, tapi karena di bawahnya (SKPD) enggak cepat tanggap," tuturnya.

Setneg Keluarkan Rekomendasi, Proyek Revitalisasi Monas Kembali Dilanjutkan Malam Ini

Evan Dimas Bicara Persaingan di Lini Tengah Persija, Siap Tampil dari Bangku Cadangan

Dia juga mempertanyakan alokasi anggaran di setiap SKPD yang harusnya bisa digunakan membeli perlengkapan evakuasi warga.

Minimnya perlengkapan evakuasi saat banjir yang dimiliki warga membuat proses evakuasi butuh waktu lama dan membahayakan keselamatan.

"Memang semua RW di Jakarta yang kebanjiran, kan enggak? Mereka sudah punya datanya. Harusnya ada Ingub, biar SKPD langsung kasih bantuan ke warga," lanjut Irwan.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved