Calon Pengantin Tertipu WO Bodong

Korban WO Bodong Pandamanda: Disuruh Test Food Tapi Sisa Asinan, Pemilik Jadi Jutek

Di awal pertemuannya, RM mengungkapkan Anwar sebagai sosok yang ramah dan baik.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pelaku Anwar Said (32) ketika diamankan di Mapolrestro Depok. 

"Nah dari situ saya jarang kontakan lagi. Sebab kan saya mikirnya nikahnya masih bulan Juli ya."

"Jadi jarang banget kontak Anwar dan dia juga enggak kasih kabar apa-apa ke saya," katanya.

Selanjutnya pad dua bulan berselang, tepat di pertengahan Januari 2020, RM mencoba menghubungi Anwar kembali.

Satu, dua pesan bahkan lebih, tak pernah mendapatkan balasan dari Anwar sementara postingan promo melalui Whatsapp masih aktif.

"Jadi sudah enggak segampang dulu. Pas habis TF itu, jadi saya yang kejar-kejar dia."

"Nah yang food testing juga saya yang chat pas lihat postingan dia yang food test."

"Baru itu yang dia balas dari sekian banyak chat saya," ungkapnya.

"Mas aku mau dong food testing," balas RM di postingan WA Anwar.

"Buat berapa orang?," balas Anwar.

"6 orang," jawab RM.

"Maksimal 4 orang," balas Anwar.

"Sudah habis situ mulai susah lagi. Saya terus chat akhirnya kata dia ayuk di daerah Cililitan."

"Cuma letak pastinya saya lupa," kata RM.

Sesampainya di tempat yang dijanjikan, RM, CD dan keluarganya tiba di sebuah acara pernikahan milik orang lain.

Kala itu sekira 4 orang calon pengantin termasuk dirinya dari WO Pandamanda akan melakukan food test di lokasi tersebut.

"Kumuh," menjadi satu kata yang dapat digambarkan RM kala melihat pesta tersebut.

Pasalnya, menurut RM, dekorasi pernikahan tersebut terlihat tak bagus.

Bahkan menampilkan kesan yang negatif karena dari segi tempat dan makanan sudah tak terlihat baik.

"Pas datang kok dekornya rada kumuh," ungkap dia.

"Makanan pun sudah habis padahal acara masih berlangsung sampai jam 13.00 WIB, sedangkan itu masih jam 12.00 WIB," ungkapnya.

Sampai melihat suasana, mata RM terus mencari keberadaan Anwar.

Sayangnya, RM tak melihat batang hidup pemilik WO bodong tersebut kala itu, dan justru bertemu dengan seseorang bernama Agus yang merupakan tukang dekor.

"Mas Agus gimana mau test food, Mas Anwar enggak ada?," keluhnya pada Agus.

"Maaf banget test food-nya habis. Ini sisa asinan aja," jawab Agus santai.

"Pas di lokasi saya sampai siang. Di situ WA si Anwar juga ceklis satu."

"Ketemu Agus test food-nya sisa asinan aja. Ya akhirnya saya di suruh ke kantor aja ketemu Anwar," katanya.

Akhirnya pertemuan RM dan CD yang ke-2 kembali terjadi di pertengahan Januari setelah menunggu Anwar yang begitu lama.

"Pas sampai di kantornya si Anwar ini enggak ada."

"Saya hubungin Agus itu dan alasannya sudah enggak masuk di akal."

"Padahal tadi bilangnya Anwar di kantor," ungkap RM.

"Maaf mba, beberapa hari lalu saya habis sakit typus," ujar Anwar saat bertemu dengan RM dan CD.

"Akhirnya ketemu dia ngomong begitu. Tapi di sini gelagatnya sudah mulai beda. Di awal kan dia ramah dan baik, responsif banget lah."

"Nah yang kedua itu dia kayak moodian dan beda. Dia jadi jutek gitu dan hemat bicara kayak pas aku lihat ketika ditangkap. Reaksi wajahnya ya sama begitu," ungkapnya.

 Hadir di Pengadilan, Istri Pertama Pupung Sadili Menangis Saat Jaksa Bacakan Kronologi Pembunuhan

 Waspada, Banyak Informasi Hoax Soal Virus Corona

 Anies Baswedan Sebut Revitalisasi Monas Sesuai Keppres

Sejauh ini, RM menuturkan akan memperjuangakan segalanya bersama korban lainnya.

Ia pun berharap agar orang tuanya tetap bisa tegar dan terbebani akibat pemberitaan WO bodong.

"Saya rencananya malam ini mau kasih tahu orang tua. Jadi kalau orang tuanya calon suami jauh lebih tegar."

"Nah saya justru takut mama saya syok."

"Makanya malam ini rencananya kasih tahu ke mama setelah buat laporan ke Polres Depok," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved