Calon Pengantin Tertipu WO Bodong

Merasa Tertipu, Calon Pengantin Marah-marah Sampai Cari Anwar Said Si Pemilik WO Bodong

Satu dari sekian calon pengantin marah-marah saat mendatangi kantor wedding organizer Pandamanda sampai mencari-cari pemiliknya, Anwar Said.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman

"Saya berinisiatif menutup gedung jangan sampai semua tamu masuk ke dalam," ucap dia.

Akhirnya ia mencoba berkoordinasi dengan keluarga kedua mempelai, menyiasati pesta yang sebenarnya harus sudah dimulai.

"Kalau bisa kita paling lama pukul 20.00 WIB kita kirab pengantin," usul Febriansyah kepada keluarga kedua mempelai saat itu.

Sempat ada kabar, pihak katering akan tiba pukul 20.00 WIB namun nyatanya tidak kunjung nongol.

Dengan terpaksa, pintu gedung yang semula tertutup rapat dibuka dan tamu undangan yang sudah membludak pun masuk.

Melihat kondisi mempelai yang patah semangat akibat pesta pernikahannya hancur berantakan, Febriansyah pun mencoba menguatkan keduanya.

"Mereka harus tetap tersenyum, semuanya kasih senyum yang paling indah untuk tamu-tamu kalian. Ini momen bersejarah."

"Biarlah nanti makanan itu datang nanti saya akan masukkan secara perlahan diam-diam," ucap Febriansyah.

Febriansyah mengaku sebagai orang pertama kali yang mengunggah video gedung pesta pernikahan kosong melompong tanpa dekor dan katering ke media sosial lalu viral.

Waktu berlalu di tengah suasana pesta yang amburadul.

 240 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Tamansari, Dipusatkan di RPTRA Matahari

 Oknum Penipu Tiket Pesawat Murah Dilaporkan ke Polres Tangsel, Kerugian Korban Ratusan Juta Rupiah

 Kementerian PUPR Turut Dilibatkan dalam Pembangunan Stasiun MRT di Jakarta Utara

Katering yang ditunggu-tunggu pun datang juga sekira pukul 21.30 WIB.

Namun, hanya dua termos nasi yang datang untuk dihidangkan ke 400 tamu undangan.

Terbawa rasa iba, Febriansyah mendorong Isnaini, suami dan keluarganya harus mendatangi kantor wedding  organizer Pandamanda dan harus menemui Anwar Said.

"Saya bilang malam itu juga kalian harus datang ke rumah Anwar, ke kantornya."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved