Breaking News:

Pohon Pule Gantikan Mahoni di Monas, Pemprov DKI : Ini Harganya Jauh Lebih Mahal

Pemprov DKI kembali menanam pohon di lokasi revitalisasi Monas yang sebelumnya sempat digunduli.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah pohon yang tampak mulai ditanam di sekitar lokasi revitalisasi Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020). 

Selain pohon jenis pule, Heru menyebut, pihaknya juga akan menanam tanaman jenis lain, seperti pohon trembesi, damar, hingga rumput gajah.

"Yang jelas adalah pohon pelindung, pohon trembesi paling dominan. Ada juga pohon damar nih, rumput gajah juga," kata Heru saat dikonfirmasi.

Dibandingan dengan harga pohon lain, Heru mengatakan, harga pohon jenis pule jauh lebih tinggi.

Bahkan, ia pun mengklaim, pohon jenis ini jauh lebih mahal dibandingkan pohon jenis mahoni yang sebelumnya ditebang Pemprov DKI.

"(Pohon pule) harganya itu lebih mahal dari pohon-pohon lain. Jauh mahal pohon pule (dibandingkan mahoni)," tuturnya.

Anies: Tanya Dinas Kehutanan Saja

Keberadaan ratusan pohon yang ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi sisi selatan Monumen Nasional (Monas) masih misteri.

Padahal, ada jenis pohon mahoni yang memiliki nilai jual tinggi turut ditebang demi proyek penataan kawasan bersejarah itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah pun mengaku tak mengetahui keberadaan 191 pohon yang ditebang tersebut.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih bungkam saat ditanya soal keberadaan ratusan pohon yang ditebang di kawasan Monas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved