Polemik Revitalisasi Monas

Soal Keberadaan Pohon Mahoni yang Ditebang di Monas, Dinas Citata Singgung Dinas Kehutanan DKI

Kepala Dinas Citata Heru Hermawanto mengakui bahwa pihaknya yang menentukan mana saja pohon yang akan ditebang.

Kompas.com/Garry Lotulung, M Lukman Pabriyanto, Kolase: Dino Oktaviano
Foto sebelum dan sesudah kawasan Monumen Nasional sisi selatan yang pohonnya ditebang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Keberadaan ratusan pohon yang ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) hingga kini masih misteri.

Aksi lempar tanggung jawab antar jajaran Pemprov DKI pun berlanjut. Kini giliran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata), selaku pemilik proyek revitalisasi yang mengaku tak mengetahui keberadaan ratusan pohon itu.

Padahal, ada pohon jenis mahoni dan jati yang memiliki nilai jual tinggi turut ditebang demi proyek penataan kawasan bersejarah itu.

Kepala Dinas Citata Heru Hermawanto mengakui bahwa pihaknya yang menentukan mana saja pohon yang akan ditebang.

Namun, ia menyebut, pihak lain yang melakukan penebangan pohon tersebut.

"Menebang itu bisa siapa saja, tapi ada pengawasan enggak, coba itu dikonfirmasi," ucapnya, Jumat (7/2/2020).

Tak hanya itu, ia pun mengaku tidak mengetahui keberadaan ratusan pohon yang ditebang itu.

"Kalau kita kan tugasnya bukan pohonnya di kemenakan. Kita bekerja sesuai dengan ketentuan," ucapnya, Jumat (7/2/2020).

Heru mengatakan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menjadi pihak yang paling bertanggung jawab soal hal ini.

Ia pun menyebut, sudah ada pembagian tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Kalau kita kan minta ditebang, apa pun itu kan kewenangan ada di sini. Dipindahkan atau yang bisa dipindahkan atau ditebang mana, yang tahu kan Dinas Kehutanan," ujarnya.

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Kendaraan Bermotor Lintas Provinsi di Tangerang

"Kalau prosedur penebangan di mana, terus terang itu kewenangan Dinas Kehutanan," tambahnya.

Meski mengarahkan tanggung jawab ini kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, namun sang Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota selalu mengelak.

Ia pun merasa pohon-pohon yang ditebang untuk revitalisasi Monas itu bukan wewenangnya.

"Jangan tanya ke saya kalau pohon (yang ditebang di Monas)," ucap Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati, Selasa (4/2/2020).

Mantan Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Selatan yang pernah dinonjobkan di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ini pun menyebut, pihaknya tak mengurusi penebangan pohon di area Monas itu.

"Itu di bawah pengelolaan UPT (Unit Pelaksana Teknis) Monas, bukan di bawah pengelolaan saya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved