Soal Rute MRT dan LRT Bersinggungan, Kepala Dinas Perhubungan DKI: Tetap Dilanjut

Dia menuturkan, rute LRT fase 2A terhubung dari kawasan Kebayoran Jakarta Selatan hingga Pulogadung Jakarta Timur.

Soal Rute MRT dan LRT Bersinggungan, Kepala Dinas Perhubungan DKI: Tetap Dilanjut
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rute kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) koridor Timur-Barat bersinggungan dengan Lintas Rel Terpadu (LRT) fase 2A.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan hal tersebut akan tetap dilanjut.

"Iya tetap dilanjut demi angkutan umum berbasis rel," ujar Syafrin, saat dihubungi, Jumat (7/2/2020).

Dia menuturkan, rute LRT fase 2A terhubung dari kawasan Kebayoran Jakarta Selatan hingga Pulogadung Jakarta Timur.

Dia menyatakan, rute MRT dan LRT yang bersinggungan yakni MRT koridor Timur-Barat.

Koridor Timur-Barat ini, sambungnya, melintasi kawasan Balaraja, Kalideres, Ujung Menteng, hingga ke Cikarang.

"Ini akan terus kami dorong, tetap dilanjut fase dua LRT 2A ini," ujar dia.

"Harapannya semoga lancar dan tidak bersinggungan," sambungnya.

Di tempat terpisah, Direktur Operasi dan Pemeliharaan, Muhammad Effendi, menyatakan permasalahan antarrute yang bersinggungan ini bukan wewenang pihaknya.
Hal tersebut, lanjutnya, merupakan wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved