Mulfachri Harahap Sebut Telah Didukung 355 Pemilik Suara

jika terpilih ia berjanji membuat perubahan besar tata kelola partai dari konsolidasi struktur hingga pengelolaan pilkada yang mencerminkan aspirasi

Mulfachri Harahap Sebut Telah Didukung 355 Pemilik Suara
Istimewa
Mulfachri Harahap (kedua dari kiri), salah satu kandidat Calon Ketua Umum PAN 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional ( PAN) telah memutuskan akan menggelar Kongres pada 10-12 Februari 2020 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mulfachri Harahap, salah satu kandidat Calon Ketua Umum PAN saat menggelar jumpa persnya di Surabaya menyatakan kesiapannya dalam memperebutkan kursi nomor 1 PAN.

Mulfachri menyampaikan telah mengantongi 355 suara. “298 pemiliki suara telah bergabung pada konsolidasi akhir di Surabaya 7-8 Februari 2020. Sedangkan jumlah sisanya mereka yang dikarenakan kesibukannya sebagai kepala/wakil kepala daerah dan anggota legislatif di propinsi maupun kabupaten/kota masih menjalankan tugasnya dan akan segera bergabung di Kendari,” ujar Mulfachri yang didamping Hanafi Rais sebagai calon sekjen Ketua Tim Pemenangan Mulfachri, Ahmad Riski Sadiq serta beberapa ketua dan atau sekretaris DPW dan DPD PAN pendukungnya.

Dalam jumpa pers yang berlangsung singkat tersebut Mulfachri menekankan tiga hal penting dalam menghadapi Kongres PAN.

Tri Rismaharini Cabut Laporan Polisi: Terima Permintaan Maaf Penghinanya, Respon Pihak Zikria Dzatil

Pertama, semua kader menghadapi kongres dengan riang gembira. Kompetisi lima tahunan tersebut merupakan perlombaan menebarkan kebaikan antar kader partai, karenanya urusan internal jangan sampai bawa-bawa pihak luar yang justru akan membuat rumit persoalan PAN ke depan.

Kedua, jika terpilih ia berjanji membuat perubahan besar tata kelola partai dari konsolidasi struktur hingga pengelolaan pilkada yang mencerminkan aspirasi dan harapan kader. Ia mengajak mewujudkan harapan bersama.

Ketiga, kader tidak perlu takut dengan isue terkait rekomendasi pilkada yang membuatnya terbelenggu untuk memberikan dukungan kepada kandidat tertentu.

"Aturan rekomendasi pilkada sudah diatur dalam peraturan partai. Semua harus mematuhinya tanpa kecuali," ujarnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved