Simpan Ganja di Dalam Ban

Aksinya Digagalkan Polisi, Ini Peran 4 Pengedar 77,5 Kg Ganja di Dalam Ban Mobil

Sebanyak 77,5 kilogram ganja didapatkan di sebuah rumah di Perumahan Tanjung Sari, Karang Tengah, Gunung Puyuh, Sukabumi.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ban yang digunaan untuk mengedarkan ganja, saat gelar rilis kasus narkotika di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (10/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polsek Ciputat berhasil mengamankan 151.79,5 kilogram ganja kering yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Sebanyak 77,5 kilogram ganja didapatkan di sebuah rumah di Perumahan Tanjung Sari, Karang Tengah, Gunung Puyuh, Sukabumi.

Ganja itu sudah dibungkus menjadi ratusan pak dan siap edar dengan cara diselundupkan dalam ban mobil.

Dalam proses penggagalan peredaran ganja itu, aparat menangkap empat orang atas nama: Budi Mulyaman, Nur Alam Fajri, Dede Irfan dan Ujang Suryadi.

Budi dan Nur sebagai penjaga garasi rumah, sedangkan Dede dan Ujang sebagai kurir.

Pengungkapan pengedaran ganja di Sukabumi itu berdasarkan pengembangan dari tertangkapnya pengedar atas nama Elgi Prasetya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang kedapatan memiliki 2 kilogram ganja.

Ganja yang seluruhnya menjadi seberat 79,5 kilogram itu dibungkus menjadi 151 pak yang disita aparat.

Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, mengatakan, satu pak ganja itu senilai Rp 5 juta rupiah.

"Satu pak itu mungkin kurang lebih satu kilogram itu 4 sampai 5 juta," ujar Endy di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (10/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved