Breaking News:

Rayakan Cap Gomeh, Darmadi Durianto Gelorakan Spirit Bhineka Tunggal Ika

Dalam kesempatan itu pula, Darmadi memberikan apresiasi kepada Rumah Kebangsaan Indonesia (RKI) selaku penyelenggara acara perayaan Cap Go Meh.

Istimewa
Darmadi Durianto dalam perayaan Cap Go meh yang digelar di wilayah Tambora Jakarta Barat, Minggu (9/2/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Legislator dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III Darmadi Durianto berpesan agar masyarakat Indonesia keturunan Tionghoa untuk lebih merekatkan dan mempererat tali persaudaraan sesama anak bangsa.

Demikian disampaikan Darmadi dalam pidatonya pada perayaan Cap Go meh yang digelar di wilayah Tambora Jakarta Barat, Minggu (9/2/2020).

"Dari yang hadir nampak beraneka ragam masyarakat yang hadir, ada suku Tionghoa, Jawa, Batak dan lain-lain serta berbagai ragam agama. Hal ini menunjukkan semangat Bhinneka Tunggal Ika ada didalam perayaan Cap Go Meh kali ini," ujar Politisi PDI Perjuangan itu dalam keterangannya, Senin (10/2/2019).

Dalam kesempatan itu pula, Darmadi memberikan apresiasi kepada Rumah Kebangsaan Indonesia (RKI) selaku penyelenggara acara perayaan Cap Go Meh.

"Saya apresiasi setinggi-tingginya terhadap komitmen RKI Tambora dalam menjaga pelestarian budaya Cap Go Meh di Indonesia. Sudah 5 tahun berturut-turut diadakan perayaan Cap Go Meh di Krendang Raya Tambora," sanjung dia.

Darmadi yang juga anggota komisi VI DPR ini juga mengatakan, gelaran perayaan Cap Go Meh sedikit banyak memberikan efek positif terhadap roda perekonomian masyarakat sekitar.

"Perayaan Cap Go Meh ini juga memberikan nilai lebih dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan karena sepanjang jalan Krendang dipenuhi oleh pelaku UMKM yang didominasi oleh pengusaha kuliner makanan," ujar Anggota Badan Pengkajian MPR tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Saran Formula E Digelar di Sentul, Ida: Lebih Aman dan Hemat Anggaran

Dengan adanya perayaan ini, kata dia, diharapkan adanya multiplier effect secara ekonomi bagi pelaku usaha di wilayah Krendang.

"Berharap perayaan Cap Go Meh di Krendang ini ke depan bisa naik kelas sehingga bisa go national dan go international sehingga wilayah Krendang Tambora bisa dikenal sampai international. Ratusan variasi makanan yang dijual menjadi alat diferensiasi yang ampuh dalam menarik wisatawan," tuturnya.

Untuk diketahui, acara Cap Go Meh yang dipusatkan di Tambora Jakarta Barat itu dihadiri puluhan ribu masyarakat Jakarta. Acara Cap Go Meh itu sendiri digelar oleh RKI Tambora pimpinan Phang Mui Jun.

Sekedar informasi, Cap Go Meh adalah hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek.

Dirayakan pada hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek.

Cap Gomeh itu sendiri terdiri dari tiga suku kata yang mana tiap suku katanya memiliki arti tersendiri Cap artinya Sepuluh, Go artinya Lima, Meh artinya Malam.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved