Sisa Besi Pagar Masih Tertancap Ditangan, Pemuda yang Tersangkut Pagar Akan Dioperasi
saat dibawa ke rumah sakit, besi tersebut masih menancap hingga tembus di selaput jari tangan kiri Ilham.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Ilham (22) pemuda yang telapak tangannya tertancap besi pagar di gang menuju rumahnya di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pasca dievakuasi petugas Damkar.
"Tadi pas abis dievakuasi langsung dibawa ke RSCM," kata Ketua RT 02, RW 01 Jembatan Besi Tohirun saat ditemui di lokasi, Senin (10/2/2020).
Tohirun mengatakan, diduga Ilham akan jalani operasi ringan untuk proses pencabutan besi dari telapak tangannya.
Sebab, saat dibawa ke rumah sakit, besi tersebut masih menancap hingga tembus di selaput jari tangan kiri Ilham.
"Karena saat dibawa ke rumah sakit besinya itu masih menancap di selaput telapak tangannya, petugas Damkar enggak berani nyopot besinya karena takut pendarahan," kata Tohirun.
Sebelumnya, Kasie Operasional Damkar Jakarta Barat, Eko Sumarno mengatakan bahwa pihaknya hanya sampai memotong besi yang menancap di tangan Ilham.
Sedangkan untuk mencabut sisa besi yang masih tertancap di tangan Ilham lantaran sudah masuk ranah medis maka diserahkan ke rumah sakit.
"Damkar cuma memotong besi yang menancap di tangannya dan selanjutnya korban dibawa ambulans ke RS Cipto untuk ditindak secara medis," kata Eko.
Diberitakan sebelumnya, nasib apes dialami pemuda bernama Ilham (22) saat hendak pulang ke rumahnya usai keluyuran pada Senin (10/2/2020) dini hari menjelang Subuh.
Maksud hati rela manjat pagar setinggi dua meter agar bisa sampai ke rumah, ia malah harus menahan sakit lantaran telapak tangannya tersangkut lubang besi pagar.
• Siasat Pasutri Cari PSK, Gadis Belia Dipaksa Layani Pelanggan dengan Tawarkan Voucher Rp380 Ribu
Peristiwa tersebut dialaminya di depan gang menuju rumahnya di Jalan Jembatan Besi I, Tambora, Jakarta Barat sekira Pukul 04.30 WIB.
Lantaran tak kunjung berhasil mencabut lengan kirinya, melihat Ilham yang panik dan pucat, warga yang berusaha membantu akhirnya berinisiatif menghubungi petugas Damkar.
"Infonya dia mau pulang ke rumahnya, cuma gang yang arah masuk ke rumahnya ditutup pintu pagar, dan kebetulan security pas enggak ada di tempat. Makanya anak tersebut berusaha memanjat pintu pagar, tapi terpeleset," kata Eko.
Pantauan TribunJakarta.com, pagar besi tersebut berada di sebuah gang selebar satu meter yang menghubungkan antara Jalan Jembatan Besi dengan rumah warga.
Saat ini, bagian pagar yang menancap telapak tangan Ilham sudah dipotong petugas Damkar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pagar-di-gang-jembatan-besi-dini-hari-tadi.jpg)