Breaking News:

Camat Akui Saluran Air Warga di Kelurahan Cilincing Jakarta Utara Tertutup Pembangunan Rumah Pompa

Warga yang tinggal di RW 05 dan 06 Kelurahan Cilincing Jakarta Utara mengeluhkan keberadaan Rumah Pompa Bulak Cabe yang disinyalir menutup saluran air

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kecamatan Cilincing menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2020, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Warga yang tinggal di RW 05 dan 06 Kelurahan Cilincing Jakarta Utara mengeluhkan keberadaan Rumah Pompa Bulak Cabe yang disinyalir menutup saluran air.

Warga mengeluh lantaran hal tersebut mengakibatkan terjadinya banjir di permukiman dekat rumah pompa.

Camat Cilincing Mohammad Andri mengakui ada beberapa kendala terkait aliran air setelah adanya rumah pompa itu.

Padahal, rumah pompa itu dibangun untuk mempercepat aliran air terutama dari Kali Cakung Lama ke Kali Cakung Drain.

"Jadi dibuatlah pompa di lokasi tersebut. Setelah dibuat pompa memang ada beberapa kendala yang terjadi," kata Andri di kantornya, Selasa (11/2/2020).

Salah satu kendala yang dari pembangunan secara keseluruhan rumah pompa itu adalah tertutupnya saluran air dari permukiman tersebut.

Menurut dia, tertutupnya saluran air lantaran pembangunan sheet pile beton yang menuju ke Rumah Pompa Bulak Cabe.

"Menuju rumah pompa itu kan kita buatkan sheet pile. Sheet pile ini otomatis menutup beberapa saluran yang dari warga menuju ke kali Cakung Drain," ucap Andri.

Ketika curah hujan tinggi terjadi beberapa waktu lalu, permukiman warga terendam banjir sekitar 50 sentimeter.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved