Breaking News:

Suami Tikam Istri di Tangerang

Jeritan Gadis di Tengah Malam Kagetkan Warga Ronda, Kaget Lihat Kondisi Istri Juragan Pabrik

Di balik rumah mewah dengan gerbang tinggi bercat merah putih itu tinggal suami istri Edi (72) dan Yati (50), berikut anak perempuan tunggal mereka.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Jajaran Satreskrim Polsek Jatiuwung bersama Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring saat menyambangi lokasi pembunuhan di Kampung Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu (8/2/2020). 

Sekitar 20 tahun lalu, selagi menjadi sekretaris di sebuah perusahaan di Tangerang, cinta Yati dan Edi bersemi.

Di perusahaan itu Edi asal Hongkong sebagai bos, sedangkan Yati sekretarisnya.

Jalinan cinta membawa mereka pada ikatan pernikahan, hingga dikaruniai seorang putri.

Aulia Kesuma Pembunuh Suami dan Anak Menangis di Ruang Sidang, Keluarga Pupung: Air Mata Buaya

Sejak datang ke Indonesia, Edi bekerja di sebuah korporasi sebelum  mendirikan perusahaan di Tangerang.

"Pertama kali ke Indonesia dia bekerja di PT Indo Paper," cerita Muhayar.

"Terus membuka pabrik sendiri dan bertemu dengan Bu Yati," sambung dia.

Perusahaan yang Edi bangun sempat bangkrut, berkat bantuan Yati kembali bangkit dan usahanya sukses.

"Kembali bangkit karena dikelola sang istri," ucap Muhayar.

Saking percayanya, di hari tuanya Edi lebih banyak di rumah sementara dua pabriknya di Tangerang dikelola Yati.

Selama berumahtangga, keduanya bersama sang putri tinggal di Kampung Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved