Persija Jakarta
KABAR PERSIJA - Incar Playmaker Asing Hingga Naturalisasi Marc Klok Hampir Rampung
Jika proses naturalisasi Marc Klok bisa selesai cepat, Persija Jakarta berencana mendatangkan tambahan satu pemain asing baru
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen Persija Jakarta terus melakukan proses perburuan pemain untuk menambah kekuatan tim di Liga 1 2020.
Saat ini, Persija Jakarta sudah merekrut sebanyak delapan pemain baru yakni Otavio Dutra, Alfath Faathier, Rafli Mursalim, Rinto Ali, Evan Dimas, Marc Klok, Marco Motta, dan Osvaldo Haay.
Proses perekrutan pemain Persija belum berakhir dan manajemen tim terus bergerak cepat melakukan komunikasi dengan pemain-pemain yang diburu.
Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus mengatakan, pihaknya berencana mendatangkan satu atau dua pemain terakhir untuk melengkapi komposisi timnya di Liga 1 2020.
Ferry menuturkan, saat ini manajemen klub fokus mempercepat proses naturalisasi gelandang asingnya Marck Klok.
"Mungkin bisa dua terakhir atau satu terakhir (pemain baru). Yang pasti memang bukan rahasia umum lagi bahwa Persija sedang mempercepat proses naturalisasi Klok," kata Ferry Paulus di Kantor Persija.
Jika proses naturalisasi Marc Klok bisa selesai cepat, Persija Jakarta berencana mendatangkan tambahan satu pemain asing baru.
Saat ini, manajemen Persija memang sudah melakukan beberapa penjajakan dengan beberapa pemain asing baru yang diburu.
Sederet nama pemain asing baru sudah diberikan oleh pelatih kepala Persija, Sergio Farias kepada manajemen tim.
"Gak mungkin kita tunggu naturalisasi itu selesai, pasti kita juga paralel. Slot Klok akan tergantikan dengan posisi pemain asing, pemain asing sudah banyak komunikasi yang kita lakukan ya," terangnya.
Sergio Farias merekomendasikan merekrut satu pemain asing baru berposisi playmaker atau pengatur serangan.
"Posisi pemain asing yang akan direkrut itu adalah di posisi posisi sebagai playmaker barangkali begitu," papar Ferry.
Lebih lanjut, Ferry menuturkan pihaknya terus berusaha mewujudkan keinginan pelatih dalam mendatangkan pemain baru.
"Tentunya tetap fokus kita adalah bagaimana keinginan dari pelatih untuk menghadirkan pemain asing," tutur mantan anggota Exco PSSI tersebut.
Seperti diketahui, manajemen Persija Jakarta menargetkan bisa mendapatkan kembali juara Liga 1 2020.
Target besar tersebut diharapkan bisa terealisasi dan didapatkan di era kepemimpinan pelatih Sergio Farias di musim depan.
Proses naturalisasi Marc Klok tahap akhir
Manajemen tim Persija Jakarta terus berusaha dan memperjuangkan proses naturalisasi gelandang asingnya Marc Anthony Klok.
Marc Klok diharapkan bisa segera mendapatkan predikat Warga Negara Indonesia (WNI) demi memuluskan langkah merekrut satu pemain asing baru.
Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus menjelaskan, saat ini proses naturalisasi pemain barunya tersebut sudah memasuki tahap akhir.
Proses naturalisasi pemain berusia 26 tahun itu sudah melewati beberapa pihak terkait.
"Sekarang ini prosesnya sudah lewat di Kemenkumham, BIN tadi juga sudah, setelah BIN nanti ke setneg, dari Setneg baru ke DRR RI di komisi X dan sebagainya," kata Direkrut olahraga Persija, Ferry Paulus.
Pria asal Manado itu menjelaskan, proses naturalisasi Marc Klok bisa lancar dan tidak ada masalah.
Setelah melewati Komisi X DPR RI, Marc Klok akan mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP) Indonesia.
"Dalam komisi 10 itu biasanya proses naturalisasi biasa cek bahasa, membacakan pancasila, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Jika itu prosesnya selesai, maka dia akan mendapatkan ktp," terangnya.
Ferry Paulus mengharapkan, proses naturalisasi Marc Klok bisa selesai sebelum pendaftaran pemain asing Liga 1 2020 berakhir.
"Ya kalau hitung-hitungan kita dari melihat timeline yang ada, tanggal 10 Maret itu batas waktu terakhir (pendaftaran pemain asing), kita punya optimisme dari agen yang mengurusi proses naturalisasi ini," jelasnya.
Agen yang mengurus proses naturalisasi Klok memberikan jaminan bisa selesai dalam waktu dekat.
"Dia (agen) punya keyakinan karena punya pengalaman dari proses naturalisasi yang lain. Ya mudah-mudahan ini bukan hanya berita angin surga, tetapi kita juga berharap ini benar-benar merupakan berita yang positif," terangnya.
Lebih lanjut, Ferry mengatakan jika proses naturalisasi Marc Klok selesai, akan langsung merekrut pemain asing baru.
"Slot Klok akan tergantikan dengan posisi pemain asing, pemain asing sudah banyak komunikasi yang kita lakukan ya," terangnya.
Pelatih Persija, Sergio Farias merekomendasikan merekrut satu pemain asing baru berposisi playmaker atau pengatur serangan.
"Posisi pemain asing yang akan direkrut itu adalah di posisi posisi sebagai playmaker barangkali begitu," tutur mantan anggota Exco PSSI tersebut.
Nomor punggung Osvaldo Haay
Persija Jakarta secara resmi mendatangkan Osvaldo Haay dengan durasi kontrak satu musim.
Usai bergabung, Osvaldo Haay langsung memilih nomor punggung yang akan dipakainya di Persija Jakarta.
Ada tiga nomor punggung yang biasanya dipakai Osvaldo Haay dalam karier sepak bolanya sampai saat ini sebelum bergabung ke Persija Jakarta.
Namun, ketiga nomor tersebut tidak bisa dipakai Osvaldo Haay di Persija Jakarta karena sudah digunakan oleh pemain lain.
Ketiga nomor tersebut adalah 25, 20, dan 10. Osvaldo sempat mengenakan nomor-nomor itu saat memperkuat Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan timnas Indonesia.
Saat ini di Persija Jakarta nomor punggung 25 sudah dipakai Riko Simanjuntak, angka 10 kemungkinan digunakan Marc Klok, dan nomor 20 sudah dipensiunkan manajemen Persija Jakarta untuk menghormati Bambang Pamungkas.
• Sosok Pengemudi Mobil Rampas Ponsel Polisi Saat Ditilang, Tetangga Sebut Pelaku Jarang Bergaul
• Lucinta Luna Positif Narkoba, Gebby Vesta Beri Semangat: Lelaki Harus Kuat Ya
• Lucinta Luna Diamankan di Apartemen Kawasan Menteng, Positif Gunakan Psikotropika Jenis Ini
• Lucinta Luna Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan 3 Butir Ekstasi di Keranjang Sampah
• UPDATE WO Bodong Pandamanda: Jumlah Korban Semakin Bertambah, Polisi Temukan Bukti dari Rumah Anwar
“Soal nomor punggung tidak menjadi masalah. Kalau 20 tidak bisa, saya dapat menggunakan nomor-nomor yang lain,” kata Osvaldo.
“Namun yang pasti saya harus bermain memberikan yang terbaik dalam sebuah pertandingan di lapangan,” ucap pemain berusia 22 tahun tersebut.
Lebih lanjut Osvaldo mengatakan ia sudah berbicara kepada manajemen Persija Jakarta untuk memilih nomor punggung 46.
Namun, hal itu belum disepakati oleh manajemen Persija Jakarta.
Nomor punggung 46 sebelumnya sempat digunakan Osvaldo Haay saat membela Persipura Jayapura pada awal kariernya.
Sepertinya manajemen Persija Jakarta sudah menyiapkan nomor punggung yang pas untuk Osvaldo.
“Saya sudah bicara ke manajemen Persija Jakarta untuk menggunakan nomor punggung 46, tetapi belum disahkan oleh mereka,” kata Osvaldo. (TribunJakarta.com/BolaSport.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/foto-tim-persija-jakarta-di-piala-gubernur-jatim-2020.jpg)