Bangunan Tiga Lantai Ambruk

Warga Singgung Pengawasan, Sudin Citata Jakarta Timur: Pemilik Bangunan 3 Lantai Ambruk Ceroboh

Pasalnya sebelum bangunan roboh sekira pukul 11.00 WIB lalu menimpa satu toko dan kontrakan, warga sudah yakin bangunan bakal ambruk.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kasudin Citata Jakarta Timur Widodo Supriyatno saat memberi keterangan di lokasi bangunan ambruk, Selasa (11/2/2020).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Robohnya bangunan tiga lantai di Jalan Pisangan Baru Tengah, Kelurahan Pisangan Baru membuat warga mempertanyakan pengawasan.

Pasalnya sebelum bangunan roboh sekira pukul 11.00 WIB lalu menimpa satu toko dan kontrakan, warga sudah yakin bangunan bakal ambruk.

Rohman (63), satu warga Kecamatan Matraman mengatakan keyakinan warga didasari kontruksi bangunan yang sudah ringkih dan buruknya material.

"Beton dan tiang bangunannya saja kecil, bagaimana enggak roboh. Tadi sebelum ambruk banyak warga yang memvideokan, pas ambruk pada kabur semua," kata Rohman di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (11/2/2020).

Menurutnya warga tak keberatan dengan keberadaan ruko dan bangunan usaha lain di tengah permukiman mereka.

Terlebih wilayah Jalan Pisangan Baru Tengah tempat warga bermukim memang diperuntukkan jadi wilayah tempat usaha.

"Kalau sudah roboh begini baru menyalahkan pemilik bangunan, padahal yang ngasih izin kan pemerintah. Saya enggak paham betul birokrasi, tapi pengawasan kan harus ada," ujarnya.

Kepala Sudin Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Timur, Widodo Supriyatno membenarkan konstruksi bangunan buruk.

Buruknya kualitas bangunan yang rencananya jadi indekos empat lantai bahkan tampak secara kasat mata sebagaimana keluhan warga.

"Besinya (bangun) kecil-kecil semua, beton mutunya kurang bagus. Dia (pemilik) kurang memenuhi syarat dengan ketebalan balok kolom tersebut," tutur Widodo.

Namun dia menampik bila Sudin Citata Jakarta Timur tak melakukan pengawasan atas pembangunan tempat usaha yang jadi tugas mereka.

Alasannya dalam IMB ketentuan konstruksi sudah diatur, sedari bahan material, desain, hingga pihak ketiga yang bertugas mengerjakan.

"Kalau dia bangunnya ngikutin gambar di IMB sih enggak masalah. Misalnya baloknya berapa kali berapa, semua yang ada di IMB ini akan menjamin bangunan," lanjut dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved