Pelaku Teror Bermasker Ajak Murid SD Berhubungan Intim: Mengaku Kerabat, Korban Menjerit dan Trauma

Pelaku teror mengajak berhubungan intim masih berkeliaran di Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ILUSTRASI - Seorang paman di Pekalongan, Jawa Tengah tega perkosa keponakannya sendiri. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TASIKMALAYA - Pelaku teror mengajak berhubungan intim masih berkeliaran di Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto pun meminta para orang tua waspada terhadap pelaku teror.

"Saya mengharapkan para orang tua tetap waspada. Terutama yang memiliki anak perempuan yang bersekolah jalan kaki. Pelaku teror bermasker itu masih berkeliaran," kata Ato, Rabu (12/2/2020).

TribunJakarta.com mengutip TribunJabar.id terkait dengan peristiwa tersebut.

Kronologi

Seorang murid SD berinisial R (12), warga Ciawi, yang sedang berjalan menuju madrasah tiba-tiba didekati pelaku teror bermasker dan menggunakan sepeda motor matic.

Dia mengaku sebagai uwak dan mengajak R berhubungan badan.

Ajakan itu dilontarkan dengan Bahasa Sunda yang vulgar. Kontan korban terkejut dan menjerit.

Pelaku pun ngeloyor begitu saja.

"Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota. Saat ini kami masih melakukan pendampingan terhadap R karena dia masih trauma," ujar Ato. Ia menyebut kasus tersebut terjadi yang keempat kali. Hanya saja yang tiga lagi menimpa wanita dewasa.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved