Korban Miras Oplosan di Jakarta Timur

2 Korban Miras Oplosan Kejang-kejang dan Buta, Dokter Polri: Diduga Dicampur Spiritus

Deni (41) dan Soni (34) diduga tewas keracunan miras oplosan jenis Gingseng racikan satu pedagang jamu dekat Kantor Kelurahan Ciracas.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Instalasi Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo (kiri) saat memberi keterangan di Jakarta Timur, Rabu (12/2/2020). 

"Karena perutnya sakit, detak jantung lalu meningkat seperti orang sesak napas. Paling bahaya saat asam format sudah menyerang bagian saraf," lanjut Edy.

Bagian saraf paling cepat terdampak asam format yakni mata, dampaknya mulai terasa saat penglihatan korban berkurang.

Dalam jumlah banyak, efek asam format dari minuman yang dioplos metanol mengakibatkan mata buta secara permanen.

"Jadi target yang diserang pertama mata. Setelah mata, korban mengalami kejang-kejang. Biasanya dianggap menggigil karena keringat dingin, tapi sebenarnya kejang," sambung dia.

Edy mengatakan kejang-kejang yang dialami bahkan dapat bertahan secara konstan hingga akhirnya korban tewas.

Buruknya tingkat kejang-kejang yang dialami korban tergantung pada jumlah metanol yang masuk dalam tubuh.

"Semakin banyak metanol yang masuk ke tubuh maka semakin parah kejang-kejangnya. Karena yang diserang ini saraf pusat, kemungkinan selamat kecil," kata Edy.

Namun butuh pemeriksaan toksikologi guna memastikan kandungan miras yang ditenggak Deni dan Soni sebelum tewas.

Edy tak bisa memastikan kandungan metanol dan sebab kematian karena kedua korban tak dirawat atau diautopsi di RS Polri Kramat Jati.

"Kalau secara bau etanol lebih bau, metanol hampir tidak berbau. Untuk membedakan minuman yang dioplos harus dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Kesaksian Korban Selamat

Hendra tak menyangka keputusan menenggak miras jenis Gingseng bersama tiga rekannya pada Kamis (6/2/2020) berujung petaka.

Dua sahabatnya, Deni (41) dan Soni (34) yang diduga tewas keracunan miras oplosan racikan satu pedagang jamu dekat Kantor Kelurahan Ciracas.

Kala itu Deni, Hendra, dan Udin baru saja rampung membantu Soni yang baru tiga hari pindah kontrakan menata perabot rumah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved