Diduga Culik 2 Anak Saat Pemakaman, Pengurus SMK di Cilangkap Dilaporkan ke Polisi

Dua anak berinisial RP (11) dan BRL (7) diduga jadi korban penculikan yang dilakukan satu pengurus SMA/SMK di Kelurahan Cilangkap, FS.

Diduga Culik 2 Anak Saat Pemakaman, Pengurus SMK di Cilangkap Dilaporkan ke Polisi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Manomu Sagala saat menunjukkan bukti laporan dugaan penculikan yang diterima SPKT Polda Metro Jaya di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Dua anak berinisial RP (11) dan BRL (7) diduga jadi korban penculikan yang dilakukan satu pengurus SMA/SMK di Kelurahan Cilangkap, FS.

Rusmala Sitanggang, tante RP dan BRL mengatakan keponakannya diculik saat proses pemakaman ayah kedua korban pada tanggal 15 November 2019.

Pihak keluarga menduga FS menculik karena saat perayaan Hari Guru pada 25 November 2019, FS mengajak RP ikut kegiatan lalu mengunggah video ke Facebook.

"Tapi saya lihat di Facebook keponakan saya ada di sekolah ini. Sementara anak saya masih SD, padahal ini (tempat FS mengajar) SMK kan," kata Rusmala di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2020).

Sebelum menyambangi sekolah tempat FS mengajar, pihak keluarga sudah berupaya menemui FS di kediamannya.

Nahas kedatangan pihak keluarga tak berhasil karena FS memilih menutup rapat pintu pagar rumahnya.

Gagal berhasil bertatap muka, paman RP dan BRL, Manomu Sagala lalu berupaya menghubungi FS lewat pesan singkat.

"Tapi sampai sekarang tidak ada respon. Kita sudah lapor ke polisi, ke Polda Metro Jaya. Yang melapor istrinya almarhum abangku, yang dilaporkan bu FS," ujar Manomu.

Laporan ibu RP dan BRL, Tiarma Troida tercatat di SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor TBL/8183/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimum.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved