Guru Pukuli Murid di Depan Umum

Orangtua Korban Pemukulan Guru di Bekasi Ngaku Sekolah Beri Surat Ini, KPAI: Ironis Sekali

Orangtua salah seorang korban pemukulan, Asmat Rahman angkat bicara di acara Apa Kabar Indonesia, pada Jumat (14/2/2020).

Orangtua Korban Pemukulan Guru di Bekasi Ngaku Sekolah Beri Surat Ini, KPAI: Ironis Sekali
Youtube TV One
Orangtua salah seorang korban pemukulan, Asmat Rahman angkat bicara di acara Apa Kabar Indonesia, pada Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Siswa kelas 12 di SMA Negeri di Kota Bekasi berinisial R dan A dipukul oknum guru, I di depan ratusan temannya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Irna Tiqoh, mengatakan, ketika insiden kekerasan itu terjadi, terdapat 172 siswa yang terlambat masuk sehingga dikumpulkan di halaman sekolah.

"Jadi kejadian itu kemarin, (Selasa, 11/2), ada 172 siswa, 100 siswa perempuan dan 72 siswa laki-laki," kata Irna dijumpai di sekolah, Rabu, (12/2/2020).

TONTON JUGA

Meski terdapat ratusan siswa yang sedang menjalani hukuman, dia memastikan hanya dua orang yang benar-benar menjadi korban pemukulan.

"Hanya dua saja (yang dipukul), R sama A dua-duanya kelas 12," kata Irna.

Orangtua salah seorang korban pemukulan, Asmat Rahman angkat bicara di acara Apa Kabar Indonesia, pada Jumat (14/2/2020).

Asmat Rahman mengaku pihak sekolah memberikannya sebuah surat pasca kejadian tersebut.

"Ini saya dapat undangan seperti ini," ucap Asmat Rahman sambil menunjukan selembar surat, dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One.

Tak Kuat Lihat Video Anaknya Dipukuli Guru, Asmat Syok: Dari Kecil Saya Gak Pernah Main Tangan

TONTON JUGA

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved