Petugas Gabungan Tertibkan Pengendara Ojol dan PKL di Jalan Gunung Sahari

Sejumlah pengendara ojol dan PKL itu ditertibkan karena mangkal secara liar di depan Mal Mangga Dua Square.

Petugas Gabungan Tertibkan Pengendara Ojol dan PKL di Jalan Gunung Sahari
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Petugas gabungan yang terdiri dari unsur Perhubungan dan Satpol PP Kecamatan Pademangan menertibkan pengendara ojek online (ojol) dan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (14/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur Perhubungan dan Satpol PP Kecamatan Pademangan menertibkan pengendara ojek online (ojol) dan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (14/2/2020).

Sejumlah pengendara ojol dan PKL itu ditertibkan karena mangkal secara liar di depan Mal Mangga Dua Square.

Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Pademangan Zulkifli Ma’bud mengatakan, penertiban dilakukan karena jalan tersebut merupakan kawasan tertib lalu lintas.

"Ini mereka berada di jalan yang merupakan kawasan tertib lalu lintas, maka kita tertibkan," ucap Zulkifli.

Zulkifli tak menjelaskan alasan kenapa baru kali ini ada penertiban. Padahal, para pengendara ojol dan PKL sudah sering bolak balik mangkal di sana.

Namun, Zulkifli menyatakan bahwa ke depannya petugas akan melakukan sosialiasi kepada para pengendara ojol dan PKL agar mereka tidak lagi beraktivitas di sana.

Bawa Pistol dan Celurit, Garong di Cipayung Kurung 5 Pegawai Kios Ekspedisi dalam Ruang Pelayanan

BTN Tawarkan Produk KPR Angsuran hingga 30 Tahun Tanpa DP

Subuh Jahanam bagi Rizkiani: Angkat Sajam Bantu Suami yang Dicelurit Bandit Bertopeng Tengkorak

"Kalau ojol kita akan ajak rapat, berunding di tingkat kecamatan, duduk bersama, rapat, untuk nggak parkir di badan jalan atau jalan karena ganggu ketertiban lalu lintas," jelas Zulkifli.

Adapun penertiban ini berjalan kondusif tanpa adanya perlawanan berarti dari para ojol dan PKL. Namun, banyak dari mereka yang menyesalkan adanya penertiban ini.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved