Pemprov DKI Jakarta: Tak Ada Rekayasa Lalin Saat Pembangunan Stasiun MRT Monas

Proses pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II A CP-201 akan mulai dikerjakan Maret 2020 mendatang.

Pemprov DKI Jakarta: Tak Ada Rekayasa Lalin Saat Pembangunan Stasiun MRT Monas
Warta Kota/Alex Suban
Pekerja mengoperasikan lokomotif pembawa tanah hasil pengeboran terowongan mass rapid transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2016). Data hingga tanggal 18 April menyebutkan pengeboran untuk bor Antarareja I telah mencapai 928,5 meter atau tepat berada di Stasiun Istora yang terletak di depan Gedung Bappindo, sementara Antareja II telah mencapai 655,5 meter menuju Stasiun Istora dari Bundaran Patung Pemuda di Senayan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Proses pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II A CP-201 akan mulai dikerjakan Maret 2020 mendatang.

Selain membangun lintasan bawah tanah sepanjang 2,8 kilometer (km), proyek ini juga akan membangun dua stasiun MRT, yaitu Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, rekayasan lalu lintas (lalin) tidak akan diterapkan saat pembangunan Stasiun Monas.

Tidak adanya rekayasa lalin disebut Silvia merupakan permintaan langsung dari pemerintah pusat.

"Khusus pembangunan di Stasiun Monas itu tidak ada rekayasa lalu lintas, karena itu kemarin salah satu persyaratan dari pemerintah pusat," ucapnya, Senin (17/2/2020).

"Pembangunan Stasiun Monas itu tidak asa rekayasa lalin terhadap Jalan Medan Merdeka Barat, jadi semua pembangunan di area terbatas," tambahnya menjelaskan.

Sementara itu, untuk pembangunan stasiun lainnya, rekayasa lalu lintas tetap akan diberlakukan.

"Nanti detailnya, rekayasa lalu lintas kita akan share kepada publik saat pekerjaan fisik atau rekayasan lalu lintas akan dilakukan," ujarnya.

Dijelaskan Silvia, rekayasa ini tetap dilakukan lantaran proses pembangunan stasiun MRT mesti dilalukan dari permukaan tahan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved