Pria Lompat dari Flyover Senen
Lihat Pacarnya Boncengan dengan Pria Lain, Pemuda 27 Tahun Pilih Akhiri Hidup di Flyover Senen
Pemuda berumur 27 tahun berinisial AR, melihat pujaan hatinya NRA (27) berboncengan dengan pria bernama Angga P (38).
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA.COM - Pemuda berumur 27 tahun berinisial AR, melihat pujaan hatinya NRA (27) berboncengan sepeda motor dengan pria bernama Angga P (38).
Saat itu AR tengah melintas di Flyover Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2/2018) malam.
Tak terima kekasihnya bersama pria lain, AR langsung bertindak.
TONTON JUGA
Cekcok mulut antara NRA, AR, dan Angga P akhirnya tak bisa terelakkan.
Rasa cemburu sudah memuncak, AR tiba-tiba nekat naik ke atas besi pembatas flyover.
Di depan kekasihnya, AR mengancam akan lompat ke bawah.
Tak tinggal diam, NRA dan Angga P berusaha menarik AR agar tak jatuh.
Namun takdir berkata lain, AR memilih melepaskan cengkraman tangan NRA dan Angga P.
• Tulis Surat untuk BCL dan Ashraf Sinclair 11 Tahun Lalu, Anne Avantie Sedih: Benar-Benar Jadi Nyata
TONTON JUGA
Di tengah kesunyian malam, tubuh AR terjatuh dari flyover Senen.
Kapolsek Metro Senen, Kompol Ewo Samono, saat dihubungi awak media, menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi pukul 23.30 WIB.
"Kejadiannya Senin, pukul 23.30 WIB, dugannya lompat dari flyover Senen," kata Ewo.
Saat tubuhnya terjatuh, kata Ewo, korban pun dilarikan ke Rumah Sakit St Carolus lantaran dekat dengan lokasi kejadian.

• BCL Berwajah Pucat saat Dampingi Jenazah Ashraf Sinclair, Manajer Minta Doa Begini untuk Sang Artis
"Langsung dibawa ke RS Carolus. Sementara diduga melakukan bunuh diri," ucap Ewo.
Setelah mendapatkan perawatan Rumah Sakit St Carolus, AR dinyatakan meninggal dunia.
Kabar duka ini terjadi pada Selasa (18/2/2020) pagi.
"Setelah dilakukan upaya medis oleh dokter di RS St Carolus, korban dinyatakan meninggal dunia," Ewo.

• Ashraf Sinclair Meninggal Karena Serangan Jantung, Ustaz Yusuf Mansur Bahas Pola Hidup: Doain Beliau
Kata Ewo, korban mendapatkan luka pada bagian kepala dan tangan kanannya.
"Korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri dan tangan kanannya juga," beber Ewo.
Kini, jajaran Polsek Metro Senen masih melakukan visum terhadap korban.
• Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal, Fotografer Jodie Kenang Ini: Foto Terakhir yang Gue Ambil
Fakta Pria Asal Banyumas Bunuh Diri di Underpass Senen
Seorang pria asal Banyumas tewas bunuh diri dengan cara melompat dari atas underpass Senen, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).
Kapolsek Metro Senen, Kompol Ewo Samono, mengatakan insiden itu terjadi pada pukul 09.20 WIB.
"Kejadiannya pukul 09.20 WIB dan sudah dibawa ke RSCM," ucap Ewo saat ditemui Wartawan, di kantor Polsek Metro Senen, Jakarta Pusat.
TONTON JUGA
Setelah diselidiki, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung mengatakan pria tersebut ternyata bernama Adi Juniarso (31).
Tahan Marpaung, mengatakan hingga saat ini belum diketahui apa penyebab Adi Juniarso bunuh diri.
"Kami masih menyelidiki soal penyebab dia bunuh diri," ucap Tahan.
Perilaku Adi Juniarso Sebelum Lompat
Berdasarkan saksi mata, U, mengatakan saat itu ia melihat Adi Juniarso sebelum nekat melompat.
• Disebut Tinggalkan Istri Karena Malu Punya Bayi Cacat, Suami Buka Suara: Terpaksa Saya Umbar Aib
TONTON JUGA
Ia mengatakan pria 31 tahun tersebut tampak mondar-mandir di dekat tepi underpass Senen, tepatnya pada sekira pukul 09.00 WIB.
"Nah, terus dia berdiri di tepi situ (underpass Senen). Saya teriak ke dia, turun bang, turun, bahaya," ucap U kepada TribunJakarta.com, di sekitaran underpass Senen, Jakarta Pusat, hari ini.
Sayang, teriakan U tak didengarkan oleh Adi Juniarso yang langsung melompat dari tepi underpass tersebut.
"Benar, dia langsung lompat. Padahal sudah saya teriak-teriak, orang yang lihat dia juga semua teriak. Tapi malah lompat," ucapnya.

• Lucinta Luna Blak-Blakan Soal Rumor Ikut Program Bayi Tabung, Nikita Mirzani & Hotman Paris Ngakak
Tahan Marpaung, mengatakan hal selaras dengan U.
Berdasarkan saksi mata yang didapat, kata Tahan, pria ini memang melompat dari tepi underpass tersebut.
"Iya, saksi yang kami dapat juga bilang begitu," ucapnya kepada Wartawan, di kantor Polsek Metro Senen, Jakarta Pusat, hari ini.
• Bahas Jagoannya di Pilpres 2024, Rocky Gerung Sebut 3 Nama Tokoh Ternama: Gua Kenal Semua Itu
Keluarga Nangis Histeris
Keluarga dan kerabat korban diduga bunuh diri di kolong jembatan (underpass) Senen, mendatangi Polsek Metro Senen, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019)
Pengamatan TribunJakarta.com di lokasi pukul 12.50 WIB, beberapa di antaranya terlihat menundukkan kepala.
Terdengar suara tangis dari beberapa di antara mereka.
• Betrand Peto Dibuatkan Lagu Spesial Oleh Ayah Kandung, Ruben Onsu Bongkar Alasan Baru Rilis Sekarang
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung juga berada di kantor Polsek Metro Senen.
Satu di antara keluarga korban berbicara dengan Tahan Marpaung.
Sayup-sayup terdengar bahwa keluarga korban terdiri dari kakak kandung, sepupu, dan rekan kerja korban.

• Diminta Erick Thohir Urus Dana Pensiun, Sandiaga Uno Nolak: BUMN Harus Bebas Kepentingan Politik
Pantauan TribunJakarta.com di kantor Polsek Metro Senen pada pukul 13.00 WIB, satu di antara keluarga korban sedang mengurus surat izin pengambilan jenazahnya.
Hingga berita ini dimuat, keluarga dan kerabat korban masih berada di kantor Polsek Metro Senen.
Rekan Kerja Sebut Korban Pendiam
Satu di antara rekan kerjanya berinisial N, mengatakan Adi Juniarso ini merupakan sosok pendiam.
"Dia bekerja sebagai sales di kawasan Mangga Besar. Orangnya pendiam. Hari ini dia bilang izin sakit ke kantor," ucap N kepada TribunJakarta.com, di lokasi.
"Saat tahu dia meninggal, semuat teman kerja kaget dan langsung izin ke sini (kantor Polsek Metro Senen)," sambungnya.
• Erick Thohir Jawab Isu Susi Pudjiastuti Bakal Jadi Bos BUMN, Najwa Shihab Tertawa: Sudah Jago Nih
Kini, jenazah Adi Juniarso berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Pantauan TribunJakarta.com di kantor Polsek Metro Senen pada pukul 13.00 WIB, satu di antara keluarga korban sedang mengurus surat izin pengambilan jenazahnya.
Hingga berita ini dimuat, keluarga dan kerabat korban masih berada di kantor Polsek Metro Senen.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
>>https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/