Penjual Tramadol Berkedok Toko Kosmetik di Tangerang Sasar Pelajar

Tramadol adalah obat pereda rasa sakit kuat yang digunakan untuk menangani nyeri setelah operasi.

Penjual Tramadol Berkedok Toko Kosmetik di Tangerang Sasar Pelajar
ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Polres Metro Bekasi
ILUSTRASI Barang bukti obat-obatan keras jenis Heximer dan Tramadol yang disita Polisi dari pengungkapan kasus di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Satresnarkoba Polresta Tangerang Polda Banten menggerebek penjual obat jenis Tramadol dan excimer di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Modusnya, penjual obat keras golongan G itu menyaru sebagai toko kosmetik.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menerangkan, Tramadol adalah obat pereda rasa sakit kuat yang digunakan untuk menangani nyeri setelah operasi.

Sedangkan excimer, adalah obat golongan antipsikotik fenitiazina yang digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti perilaku agresif.

Kedua jenis obat itu, lanjut Ade, tidak boleh dijual bebas.

"Menyasar anak-anak sekolah yang membeli obat ke toko itu berpura-pura membeli alat atau bahan kosmetik," jelas Ade di Mapolresta Tangerang, Senin (17/2/2020).

Sehingga warga pun, tidak menaruh curiga pada toko yang sudah beroperasi hampir setahun itu.

"Saat penggrebekan kami menemukan barang bukti 127 butir tramadol dan 388 butir excimer," terang Ade.

Selain mengamankan pelaku penjual tramadol dan excimer, Polresta Tangerang juga membekuk 17 tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ganja.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved