Perumahan Terpapar Radiasi Nuklir

Tanah di Perumahan Batan Indah Sudah Terkontaminasi Radiasi Nuklir Sedalam Satu Meter

Tanah di lahan kosong di Perumah Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan ( Tangsel), sudah tercemar sampai kedalaman satu meter.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Proses dekontaminasi tanah terkontaminasi limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan ( Tangsel) Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Tanah di lahan kosong di Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan ( Tangsel), sudah tercemar sampai kedalaman satu meter.

Hal itu diketahui dari proses pengerukan tanah atau dekontaminasi yang sudah dilakukan tim dari Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) selama ini.

Sejak ditemukan serpihan cesium-137, sumber paparan tinggi radioaktif di Perumahan Batan Indah pada 7-8 Februari 2020, Batan dan Bapeten sudah menggali tanah seluas 10×10 meter dengan kedalaman 80 centimeter hingga hari ini, Selasa (18/2/2020).

Heru mengatakan, pengerukan tanah masih akan dilakukan sampai kedalaman satu meter.

"Kedalaman 80 centimeter, mungkin kita akan melanjutkan sampai kira-kira satu meter," ujar Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara di lokasi, Selasa (18/2/2020).

Pengerukan terus dilakukan karena masih ditemukan laju paparan radiasi di atas normal, yaitu sebesar 7 microsievert dari normalnya 2 microsievert.

"Paparan sekarang sudah makin mengecil, karena kita mendapat bantuan alat, sehingga proses pemgerukan bisa berjalan dengan baik. Meskipun proses pemasukan ke drum masih manual," ujarnya.

Heru berharap bisa secepatnya menyelesaikan dekontaminasi dan lanjut ke langkah berikutnya, yaitu remediasi, atau penimbunan bagian tanah yang dikeruk.

"Saya berharap dalam beberapa waktu ke depan, kita bisa lakukan langkah berikutnya, yaitu remediasi," ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, puluhan petugas Batan dan Bapeten masih terlihat sibuk berjibaku dengan pengerukan tanah menggunakan alat berat.

Setelahnya, mereka memindahkan tanah itu ke dalam drum untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil boks.

Pada hari ini, pengangkatan tanah dilakukan mulai pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB pada tahap pertama, dan dilanjut pukul 13.30 WIB.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved