Breaking News:

20 Ribu Pengendara Motor di Jakarta Utara Menunggak Pajak

Sedikitnya 221 kendaraan bermotor dihentikan dalam razia tadi, di mana 51 di antaranya dinyatakan menunggak pajak.

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Razia kendaraan bermotor yang belum melunasi pajak di Jalan Pantai Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (19/2/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Unit Pelayanan Pemungutan (UPP) Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu tengah menggencarkan razia penunggak pajak.

Di tahun ini, ada sebanyak sekitar 20 ribu pengendara roda dua yang terdata menunggak pajak.

"Ada sekitar 20 ribu kendaraan roda dua. Kalo roda empat kami masih menginventarisir," kata Kepala Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Wigat Prasetyo, Rabu (19/2/2020).

Untuk itu, petugas pajak pun rutin melakukan razia.

Razia digelar baik di jalanan maupun secara door to door ke rumah penunggak pajak.

"Razia rutin terus dilakukan Unit PKB-BBNKB Jakarta Utara. Kami menyisir setiap jalan dan juga lokasi pemukiman," jelas Wigat.

Seperti misalnya hari ini, di mana razia sudah dilakukan di Jalan Pantai Indah Timur, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sedikitnya 221 kendaraan bermotor dihentikan dalam razia tadi, di mana 51 di antaranya dinyatakan menunggak pajak.

Wigat mengatakan, 16 dari 51 orang pengendara yang menunggak pajak kendaraan bermotor itu memutuskan untuk melakukan pelunasan langsung di lokasi.

Mereka didata dan langsung membayar kewajiban pajak ke petugas dalam mobil Samsat Keliling yang ada di lokasi.

"Yang bayar di tempat ada 16 kendaraan baik itu motor maupun mobil dengan nilai Rp 74.477.050," terang Wigat.

Setahun Berbagi Cinta, Wanita Ini Karang Cerita saat Suami Tewas di Tangan Selingkuhan

Rumah di Depok Jadi Tempat Produksi Kosmetik Ilegal, Ketua RT Beri Penjelasan Ini

Orang Tua Cerai: Siswi SMA Ini Hamil Hasil Hubungan dengan Adiknya, Terancam 15 Tahun Penjara

Sementara itu, 35 pengendara penunggak pajak lainnya yang juga memilih untuk membuat surat pernyataan.

Mereka diberi waktu satu minggu untuk melunasi pajak kendaraan bermotornya.

"Yang membuat surat pernyataan menyelesaikan pembayaran pajak ada 35 kendaraan dengan potensi pajak Rp 162.519.900," kata Wigat.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved