5 Kali Beraksi di Sepatan, Komplotan Maling Apes Setelah Jambret Anak Yatim

Kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang ternyata masih dihantui oleh segerombolan jambret yang tidak pandang bulu dalam mencari mangsanya.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Mohammad Sugiarto, saat merilis penjambret di kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SEPATAN - Kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang ternyata masih dihantui oleh segerombolan jambret yang tidak pandang bulu dalam mencari mangsanya.

Sebab, M (20) dan AR(18) telah 24 kali melancarkan aksi penjambretan di kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang dan pada aksi terakhirnya berhasil diringkus polisi.

Pada aksi terakhirnya, mereka ternyaya merampas sebuah gawai dari seorang anak yatim piatu bernama Yoga (14).

"Pada aksi ke-25 pelaku kena apes, karena merampas HP anak yatim yang ingin dijual karena sedang butuh uang," ujar Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Mohammad Sugiarto, Selasa (18/2/2020).

Gusti menjelaskan, dalam melancarkan aksi jahatnya, para pelaku berpura-pura akan membeli sebuah smartphone.

Pelaku dan korban sepakat bertemu untuk bertransaksi langsung di Jalan Baru Kawasan Akong, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/2/2020).

"Sebelum bertemu, pelaku lebih dulu melakukan penawaran dengan korban di Facebook. Karena korban memasarkan HP miliknya di media sosial. Setelah itu, pelaku dan korban sepakat COD," jelas I Gusti.

Saat bertemu, bukannya menerima uang, korban malah mendapati kalungan clurit.

Dalam ancaman, korban akhirnya menyerahkan satu-satunya barang berharga miliknya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved