Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung: Jalan Raya Cikunir Ditutup Total Selama 8 Bulan

Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto mengatakan, penutupan dilakukan mulai Jumat, (21/2/2020)

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung: Jalan Raya Cikunir Ditutup Total Selama 8 Bulan
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Jalan Raya Cikunir Bekasi segera ditutup total imbas pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jalan Raya Cikunir Bekasi samping Tol Jakarta Cikampek bakal ditutup total akibat adanya pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto mengatakan, penutupan dilakukan mulai Jumat, (21/2/2020) mendatang.

"Mereka sebenarnya mengajukan tanggal 20 tapi kami minta satu hari jadi tanggal 21 nanti resmi mulai ditutup total," kata Teguh saat dikonfirmasi, Rabu, (19/2/2020).

Dia menjelaskan, untuk sosialisasi pihaknya mulai besok akan memasang spanduk di sekitar Jalan Raya Cikunir atau akses jalan menuju ke jalan tersebut.

"Jadi mulai besok kita sosialisasikan, besoknya kita tutup sepanjang 7.000 meter, itu tidak bisa contraflow karena jalannya kecil jadi penutupan total," jelas dia.

Untuk pengalihan arus, pengendara akan diarahkan melintas melalui Jalan Cempaka Kalimalang dan Jalan Raya Caman Jatibening.

"Bisa juga lewat jalan lingkungan, tapi supaya tidak ada komplain dari lingkungan kami menyarankan lewat jalan utama saja," terangnya.

Jalan Raya Cikunir selama ini memang merupakan akses dari Galaxy menuju Caman. Jalan itu memang bukan jalan utama melainkan jalan alternatif bagi warga yang hendak ke arah kedua wilayah tersebut.

Sekolah Negeri di Bekasi Belum Terapkan Pembayaran SPP Via Go-Pay, Ini Respon Wakil Wali Kota

Persebaya Surabaya Minta Maaf kepada Warga Blitar

"Jalan Cikunir bukan jalan tujuan, cuma lintasan saja, jalan alternatif lintasan, untuk memecah Jatiasih ke Galaxy, bisa lewat Pekayon dan Cikunir," tegas dia.

"Penutupan sampai 31 Oktober 2020, kurang lebih 8 bulan, karena ada 27 pier atau tiang pancang yang akan di pasang di samping jalan itu karena demi keselamatan jadi ditutup," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved