Breaking News:

UPI YAI Angkat Bicara Soal Dedy Susanto: Bukan Psikolog, Belum Pernah Mengajar

Perdebatan antara selebgram Revina VT dan Dedy Susanto ihwal gelar S3 psikologinya masih tanda tanya. UPI YAI beri penjelasan.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Dekan Fakultas Psikologi UPI YAI, I Nyoman, saat diwawancarai TribunJakarta.com, di gedung B UPI YAI, lantai 2, Rabu (19/2/2020). 

 Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Perdebatan antara selebgram Revina VT dan Dedy Susanto ihwal gelar S3 psikologinya masih tanda tanya.

Karena itu, TribunJakarta.com pun telah menemui pihak Universitas Persada Indonesia (UPI) YAI, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Kepala Bagian Humas LPT YAI, Maria Rosalinda, menjelaskan ihwal riwayat pendidikan Dedy Susanto di UPI YAI.

Dia menyatakan, Dedy Susanto telah menempuh studi pada program doktor, Fakultas Psikologi, UPI YAI, tahun akademik 2012-2013.

"Studi yang ditempuh Dedy Susanto, pada program doktor, Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI, tahun akademik 2012-2013," kata Linda, sapaannya, saat diwawancarai TribunJakarta.com, di gedung B UPI YAI, lantai 2.

"Lulus ujian doktor tahun akademik 2017-2018 telah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh universitas Persada Indonesia YAI," lanjutnya.

Dia menjelaskan, syarat menjadi mahasiswa program doktor yakni wajib lulus Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2).

"Persyaratan menjadi mahasiswa program doktor adalah lulusan S1 dan S2, dari latar belakang psikologi maupun non-psikologi," kata Linda.

Terlebih, harus lulus tes potensi akademik dan wawancara yang dilaksanakan panitia ujian masuk program doktor.

Kabag Humas LPT YAI, Maria Rosalinda, saat diwawancarai TribunJakarta.com, di gedung B UPI YAI, lantai 2, Rabu (19/2/2020).
Kabag Humas LPT YAI, Maria Rosalinda, saat diwawancarai TribunJakarta.com, di gedung B UPI YAI, lantai 2, Rabu (19/2/2020). (TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat)

Dedy Susanto, kata Linda, menempuh program sarjana psikologi UPI YAI telah sesuai dengan syarat tersebut.

"Dedy Susanto, menempuh program sarjana psikologi UPI YAI sudah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh Fakultas," ucap Linda.

Linda menyatakan, Dedy Susanto masuk tahun akademik 2013-2014 dan lulus tahun akademik 2017-2018.

"Berkenaan dengan status yang disebut pindahan, dalam program sarjana atau S1, benar adanya," ucap Linda.

Sebab, sambungnya, ada beberapa mata kuliah umum yang telah ditempuh.

"Karena ada beberapa mata kuliah umum yang telah ditempuh. Program studi mengakuinya dengan istilah konversi," ujar Linda.

Karena itu, Linda menyatakan Dedy Susanto telah mengikuti program pendidikan ini secara benar.

"Secara akademik, yang bersangkutan (Dedy Susanto) telah mengikuti program pendidikan dengan benar. Sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh universitas," jelas Linda.

Linda menyatakan, Dedy Susanto tercatat sebagai dosen program studi magister profesi.

"Yang bersangkutan (Dedy Susanto) tercantum sebagai dosen program studi magister profesi, adalah benar," kata Linda.

Namun, kata Linda, Dedy Susanto belum pernah mengajar hingga hari ini.

"Tetapi sampai saat ini, yang bersangkutan (Dedy Susanto) belum pernah mengajar," ucap Linda.

Dedy Susanto Bukan Psikolog

Dekan Fakultas Psikologi UPI YAI, I Nyoman, menyatakan Dedy Susanto bukan psikolog.

"Dedy Susanto bukan Psikolog, karena tidak pernah menempuh pendidikan magister psikologi UPI YAI," kata I Nyoman, kepada TribunJakarta.com, yang duduk di samping Linda.

Masyarakat mengetahui Dedy Susanto sebagai ahli terapi.

Namun, I Nyoman berkata hal itu kewenangan Dedy Susanto.

"Dia sebagai terapi itu adalah kewenangan dan bagaimana dia meningkatkan kualifikasi dalam perkembangan karirnya," jelas I Nyoman.

Kemudian, lanjut dia, menyoal Dedy Susanto telah menempuh studi program studi doktor tahun akademik 2012-2013, teorinya yakni satu tahun.

Kemudian, pada 2013-2014 Dedy Susanto menempuh pendidikan Sarjana Psikologi.

"Itu setelah dia (Dedy Susanto) selesai menempuh teori pendidikan program doktor," beber I Nyoman.

Secara akademik, kata I Nyoman, Dedy Susanto dapat menyelesaikan studi secara tepat waktu.

"Segi akademik dan kemampuan akademik, dia memang mahasiswa yang selama studi dipandang baik, dan menyelesaikan studi dengan tepat waktunya," pungkas I Nyoman.

Dedy Susanto: Terima Kasih Sudah Hancurkan Karierku

Dedy Susanto, pria yang dikenal sebagai psikolog diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah pasiennya.

Hal tersebut terungkap bermula dari sebuah unggahan selebram Revina VT.

Melalui akun Instagramnya yang telah terverifikasi, Revina VT mengunggah sejumlah tangkapan layar berisi percakapan mesum yang diduga dilakukan Dedy Susanto kepada pasiennya.

Dedy Susanto Ternyata Pernah Kirim Pesan ke Vanessa Angel, Pertanyaan Ini Sontak Jadi Perbincangan

Tak hanya itu, baru-baru ini Dedy Susanto kedapatan mengirimi pesan melalui direct message (DM) Instagram ke sejumlah artis.

Beberapa di antaranya Vanessa Angel dan Della Perez.

Seolah merasa tudingan yang ditujukan kepada dirinya sudah keterlaluan, Dedy Susanto akhirnya memberikan klarifikasi.

Tak hanya sekali, melalui akun Instagram pribadinya yang telah terverifikasi, Dedy Susanto tampak berkali-kali menjelaskan bahwa semua tudingan tersebut tidak benar.

Melalui Instagramnya, Dedy kembali memberikan penjelasan terkait tudingan yang belakangn terus menerus menghujaninya.

Dalam postingan Dedy (17/2/2020), ia mengatakan bahwa dirinya senantiasa mendoakan orang-orang yang telah menudingnya.

Sederet Ucapan Duka Rekan Artis untuk Suami BCL Ashraf Sinclair, Dian Sastro Tak Percaya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang ia anggap telah menyebar kisah-kisa dan DM palsu di media sosial.

Tak hanya itu ia juga berterima kasih karena peristiwa ini telah membuat kariernya hancur.

"Terima kasih buat kamu yang sudah menghancurkan karier dan kehidupanku dengan banyak fitnah," tulis Dedy Susanto di unggahan Instagramnya,

"Aku doakan kamu selalu sehat aamiin," lanjutnya.

Ia menyebut bahwa tudingan tersebut membuat jutaan orang mengutukinya tanpa menunggu kebenarannya terkuak.

"Jutaan orang sudah mengutukiku tanpa menunggu kebenaran terkuak di pengadilan," ujar Dedy.

Ia juga berterima kasih kepada pihak yang telah menyebarkan kisah-kisah dan DM yang menurutnya adalah editan itu.

"Terima kasih buat kisah-kisah palsu dan dm-dm editan itu," tulisnya.

Ia mengungkapkan, saat ini dirinya hanya bisa berserah diri kepada tuhan, dan berharap keadilan akan segera datang.

"Aku hanya bisa berserah pada Tuhan atas titik nol ini. Semoga suatu saat keadilan dari Tuhan datang untukku karena aku dikutuki sebelum diadili," tulisnya.

Tak ketinggalan ia juga menulis sebuah caption di unggahannya itu.

"Ya Allah aku berlindung padaMu terhadap semua fitnah yang tertuju padaku. Semoga keadilanMu dinyatakan aamiin," tulisnya.

Unggahan Dedy Susanto di akun Instagramnya
Unggahan Dedy Susanto di akun Instagramnya (Instagram @dedysusantopj)

Dedy Susanto Kirim Pesan ke Vanessa Angel di Instagram

Bibi Ardiansyah membeberkan chat Dedy Susanto ke Vanessa Angel melalui Instagram direct message (DM).

Tak cuma chat biasa, Dedy Susanto juga menyapaikan pertanyaan ini kepada Vanessa Angel.

Nikita Mirzani Tanya Soal Ayah Kandung El Barack, Jessica Iskandar Beri Jawaban Menohok

TONTON JUGA

Tangkapan layar chat Dedy Susanto kepada Vanessa Angel itu diunggah Bibi Ardiansyah di Instastorynya, pada Minggu (16/2/2020).

Mulanya Dedy Susanto menawarkan diri untuk menjadi tempat curhat bagi Vanessa Angel.

Ia kemudian memberikan nomor teleponya.

"Kalau butuh curhat WA ke aku ajah 0811xxxxx," tulis Dedy Susanto.

Dedy Susanto mengaku hanya berniat agar Vanessa Angel merasa lega.

Dituding Lakukan Pelecehan Seksual ke Pasiennya, Dedy Susanto Beri Klarifikasi: Kebangetan Fitnahnya

"Biar plog," tulis Dedy Susanto.

Namun Vanessa Angel tak membalas tawaran Dedy Susanto itu.

Dedy Susanto kemudian mengirimkan sebuah quotes soal mencintai diri sendiri.

Vanessa Angel lagi-lagi tak mengubris hal tersebut.

Acaranya Ditegur KPI, Hotman Paris Meradang Bandingkan dengan Film Barat: Dimana Langgar Moralnya!

Tak menyerah, Dedy Susanto kembali mengirimkan chat kepada Vanessa Angel.

Bukan chat biasa, Dedy Susanto bertanya soal berapa 'nilai' Vanessa Angel.

"Mohon ijin, berapa ratenya?" tulis Dedy Susanto.

Tak jelas maksud dari 'nilai' dalam pernyataan Dedy Susanto.

Wajahnya Dibuat Begini oleh Aurel Hermansyah, Ashanty Syok hingga Sontak Memaki: Gendeng Nih Anak!

Namun sebagain besar netizen, menghubungkan pernyataan tersebut dengan kasus prostitusi yang pernah menjerat Vanessa Angel.

"Kalo yang tarif 80 juta wajar aja"

"Pakai bahasa mohon ijin, Tp tanya rate, dasar penjahat kelamiiiin"

"Paduka emangnya mao keluarin 80jt? ngeroom aja patungan"

Foto Bareng Anies Baswedan, Yusuf Mansur Panjatkan Sejumlah Doa: Biar Senantiasa Dibimbing Allah

Bibi Ardiansyah kemudian berseloroh menyuruh Vanessa Angel untuk segera membalas chat Dedy Susanto itu.

"Vanessa Angel udah dicatet belum nomornya?

Buruan bales DMnya neng," tulis Bibi Ardiansyah.

Bibi Ardiansyah membeberkan chat Dedy Susanto ke Vanessa Angel melalui Instagram direct message (DM).
Bibi Ardiansyah membeberkan chat Dedy Susanto ke Vanessa Angel melalui Instagram direct message (DM). (Instagram Bibi Ardiansyah)

Dituding Lakukan Pelecehan Seksual ke Pasiennya, Dedy Susanto Beri Klarifikasi: Kebangetan Fitnahnya

Beberapa saat kemudian Dedy Susanto memberikan klarifikasi terkait chat yang dikirimkannya kepada Vanessa Angel tersebut.

Ia mengaku bermaksud bertanya soal 'nilai' memasang iklan di Instastory Vanessa Angel.

"Ya ampun saya difitnah, dimana-dimana, padahal saya nanya pasang iklan di Intstastory beliau," tulis Dedy Susanto.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved