1.091 Warga Jakarta Masih Mengungsi Karena Banjir, Terbanyak di Jakarta Timur

Banjir yang merendam permukiman warga DKI Jakarta sejak Kamis (20/2/2020) belum sepenuhnya surut hingga Jumat (21/2/2020) pagi.

1.091 Warga Jakarta Masih Mengungsi Karena Banjir, Terbanyak di Jakarta Timur
TribunJakarta/Bima Putra
Permukiman warga RW 07 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung, Kamis (20/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Banjir yang merendam permukiman warga DKI Jakarta sejak Kamis (20/2/2020) belum sepenuhnya surut hingga Jumat (21/2/2020) pagi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Insaf mengatakan banjir masih merendam 61 RT.

"Sampai dengan tanggal 21 pukul 06.00 WIB 61 RT terdampak banjir. Di Jakarta Selatan ada 17 RT dan Jakarta Timur 43 RT, dan Jakarta Pusat 1 RT," kata Insaf saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020).

Ke 61 RT tersebut merupakan korban banjir luapan Kali Ciliwung imbas tingginya curah hujan di Bogor, Depok, dan Jakarta.

Meski ketinggian air berangsur surut berkisar 20-80 sentimeter, sejumlah warga yang rumahnya terdampak masih mengungsi.

"Di Jakarta Selatan ada 124 KK (kepala keluarga), terdiri dari 489 jiwa. Jakarta Timur ada 187 KK, terdiri dari 602 jiwa. Mengungsi di 5 lokasi," ujarnya.

Insaf menuturkan kebutuhan pengungsi di dijamin Pemprov DKI Jakarta, khususnya dalam hal logistik makanan dari Dinas Sosial.

Proses bersih-bersih rumah warga korban banjir dari timbunan lumpur dan sampah imbas banjir dibantu petugas gabungan.

"Penanganan dari PPSU Kelurahan setempat dan DSDA (Dinas Sumber Daya Air) Provinsi DKI Jakarta," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved